Bisnis.com, JAKARTA — PT Bussan Auto Finance (BAF) secara resmi bergabung sebagai anggota UN Global Compact Network Indonesia (IGCN).
Managing Director BAF Sigit Sembodo mengatakan peresmian yang dilakukan pada Kamis (29/1/2026) menandai komitmen perusahaan untuk semakin memperkuat integrasi prinsip keberlanjutan dan praktik bisnis yang bertanggung jawab.
“Bergabungnya BAF dengan UN Global Compact Network Indonesia merupakan langkah strategis dalam perjalanan transformasi kami untuk memastikan bahwa pertumbuhan bisnis berjalan seiring dengan tanggung jawab terhadap lingkungan dan masyarakat,” ungkapnya dalam keterangan tertulis, dikutip pada Rabu (16/2/2026).
Sigit menuturkan bahwa sebagai bagian dari UN Global Compact, perusahaannya akan mengintegrasikan aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola (environmental, social, and governance/ESG) ke dalam proses bisnis.
Hal tersebut, ujarnya, sejalan dengan 10 Prinsip UN Global Compact dan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs).
“Kami percaya bahwa integrasi prinsip keberlanjutan ke dalam strategi dan operasional perusahaan akan menciptakan nilai jangka panjang bagi para pemangku kepentingan, sekaligus memperkuat ketahanan dan relevansi bisnis BAF di masa depan,” tegasnya.
Baca Juga
- DBS Indonesia dan Mizuho Guyur Bussan Auto Finance (BAF) Kredit Rp500 Miliar
- Pembiayaan Mobil Listrik Bussan Auto Finance (BAF) Tumbuh 34% per November 2025
Sementara itu, Senior Manager–Member Relations, Communications & Partnerships, IGCN Evy Rosriani menyambut baik BAF sebagai anggota baru UN Global Compact Network Indonesia.
Menurutnya, komitmen BAF mencerminkan kepemimpinan yang kuat dalam mengintegrasikan keberlanjutan ke dalam praktik bisnis perusahaan.
“Dan kami menantikan kerja sama untuk mendukung BAF dalam menerjemahkan komitmen tersebut menjadi aksi nyata yang selaras dengan prinsip global dan prioritas nasional,” ujar Evy.
Menilik laporan keuangan di laman resminya, BAF mencatatkan piutang pembiayaan bersih sebesar Rp12,35 miliar per Juni 2025.
Sementara itu, laba bersih periode berjalan BAF pada Juni 2025 mencapai Rp203,90 juta, naik signifikan 246% (year on year/YoY) dari Rp58,93 juta.





