EtIndonesia. Di dekat kota Goppenstein, Swiss selatan, pada Senin (16 Februari) pukul 07.00 pagi waktu setempat, sebuah kereta api tergelincir saat keluar dari terowongan. Insiden tersebut menyebabkan lima orang terluka dan lebih dari 20 orang harus dievakuasi secara darurat.
Saat ini, wilayah tersebut berada pada tingkat kewaspadaan longsor level 4 dari skala 1 hingga 5—level kedua tertinggi.
Menurut laporan AFP, pihak kepolisian menyatakan bahwa “berdasarkan hasil penyelidikan awal, kemungkinan telah terjadi longsor salju tidak lama sebelum kereta melintas, sehingga salju tebal menutupi rel.” Kantor kejaksaan telah membuka penyelidikan atas insiden tersebut.
Sebelumnya sempat dilaporkan bahwa kereta tersebut membawa sekitar 80 penumpang. Namun, polisi kemudian mengonfirmasi bahwa jumlah penumpang sebenarnya adalah 29 orang.
“Secara total terdapat lima orang yang mengalami luka-luka, satu di antaranya telah dilarikan ke rumah sakit, sementara seluruh penumpang lainnya berhasil dievakuasi dengan selamat,” ujar pihak kepolisian.
Menurut AFP, desa setempat yang berada di ketinggian 1.216 meter di atas permukaan laut itu masih mengalami hujan salju hingga sore hari tanggal 16 Februari. Mengingat risiko longsor di kawasan tersebut sangat tinggi, polisi juga mengingatkan para jurnalis agar tidak berlama-lama berada di lokasi kejadian.
Perusahaan Kereta Api Federal Swiss (CFF) melalui situs resminya menyatakan bahwa longsor tersebut menyebabkan jalur kereta antara Goppenstein dan Brig terputus sementara waktu. (Jhon)
Sumber : NTDTV.com




