JAKARTA, KOMPAS.TV - Mandi sebelum puasa Ramadan diniatkan untuk mensucikan diri sebelum melakukan ibadah. Meski tidak ada tuntunannya, namun mandi sebelum memasuki bulan puasa menjadi tradisi di sebagian masyarakat Indonesia.
Seperti diketahui, Kementerian Agama (Kemenag) menetapkan 1 Ramadan 1447 Hijriah pada Kamis, 19 Februari 2026.
Melansir NU Online, tidak ada tuntunan wajib mandi sebelum puasa karena bukan merupakan salah satu rukun puasa.
Mengutip situs Baznas, mandi sebelum puasa Ramadan bukanlah suatu kewajiban, tetapi dianjurkan sebagai bagian dari kebersihan dan persiapan ibadah.
Baca Juga: Jadwal Imsakiyah DKI Jakarta Ramadan 2026 dari Kemenag Lengkap Sebulan Penuh, Ini Link Download-nya
Dilansir dari laman kemenag.go.id, mandi wajib atau junub hanya dilakukan apabila seseorang mengalami atau melakukan salah satu hadas besar yaitu:
- Keluar darah bagi perempuan berupa haid, nifas, atau wiladah
- Keluar air mani baik laki-laki dan perempuan yang disebabkan baik disengaja atau tidak
- Berhubungan suami istri, meskipun tidak sampai keluar mani
Mandi junub merupakan satu syarat sah melaksanakan ibadah seperti salat, itikaf di masjid, thawaf, menyentuh mushaf, dan sebagainya.
Oleh karena itu, apabila Anda termasuk yang memiliki hadas besar dan akan melaksanakan ibadah salat hingga membaca Al-Quran sebelum puasa maka harus mandi wajib terlebih dahulu.
Perlu dicatat, mandi junub bukan merupakan syarat sahnya puasa. Bahkan, orang yang malamnya memiliki hadas junub, jika ia belum sempat mandi wajib sebelum waktu imsak, puasanya di siang hari tetap sah, selama syarat dan rukunnya terpenuhi.
Berikut niat dan tata cara mandi wajib untuk laki-laki dan perempuan, dikutip dari laman resmi Kemenag:
Penulis : Dian Nita Editor : Tito-Dirhantoro
Sumber : Kompas TV
- niat mandi sebelum puasa ramadan 2026
- latin
- bahasa arab
- mandi wajib
- mandi junub
- laki-laki





