tvOnenews.com - Dunia sepak bola Arab Saudi baru saja dikejutkan dengan drama internal yang melibatkan megabintang Al Nassr, Cristiano Ronaldo.
Setelah sempat melakukan aksi mogok main dalam dua pertandingan berturut-turut pada pertengahan musim Liga Pro Saudi 2025/2026, CR7 akhirnya memutuskan untuk melakukan comeback. Keputusan tersebut pun membawa angin segar bagi para penggemar.
Aksi mogok tersebut kabarnya bukan tanpa alasan. Ronaldo dilaporkan merasa tidak puas dengan kebijakan Public Investment Fund (PIF), lembaga pengelola dana kekayaan kedaulatan Arab Saudi yang mengontrol klub-klub besar di liga tersebut.
- Instagram/alnassr
Kapten Al Nassr itu kecewa dengan keputusan PIF karena merasa lembaga tersebut tak adil dengan klubnya di bursa transfer musim dingin.
Kekecewaan kian memanas tatkala Karim Benzema justru melakukan transfer dari Al Ittihad ke Al Hilal, musuh bebuyutan Al Nassr, yang dianggap Ronaldo dapat memengaruhi ketidakstabilan turnamen.
Di sisi lain, kekecewaan terhadap Al Nassr juga dirasakan oleh CR7, karena dinilai kurang aktif dalam jendela transfer musim dingin.
Lantas, bagaimana hubungan Ronaldo dan Al Nassr setelah aksi mogok main dan ketegangan yang sempat terjadi?
Hubungan Ronaldo dan Al Nassr
- X/AlNassrFC
Jurnalis olahraga Italia, Fabrizio Romano memberikan pernyataan lewat sebuah video di kanal YouTube miliknya.
Romano menegaskan bahwa hubungan antara pemain Timnas Portugal dengan klub asal Riyadh tersebut tidak ada masalah dan berjalan dengan baik.
Ini penting karena saya melihat banyak laporan dan orang-orang tidak tahu persis bagaimana situasinya, tapi Cristiano Ronaldo memiliki hubungan yang sangat baik dengan orang-orang di klub, dengan manajemen, staf, pelatih, rekan setim, hingga orang-orang yang bekerja setiap hari dengannya di Al Nassr," ujar Romano, dikutip dari YouTubenya pada Rabu (18/2/2026).
Romano juga menekankan, bahwa masalah yang menjadi akar dari aksi protes Ronaldo dengan cara mogok main tidak ada kaitannya dengan Al Nassr.




