Petugas VAR Dihukum Berat Setelah Drama di Derby yang Bikin Barcelona Kalah Melawan Girona

harianfajar
3 jam lalu
Cover Berita

FAJAR, KATALAN—Cerita derby Catalonia antara Girona dan Barcelona masih berlanjut.

Otoritas wasit dilaporkan mengambil tindakan menyusul insiden kontroversial dalam pertandingan yang berakhir dengan kekalahan Barca.

Laporan dari AS mengkonfirmasi bahwa wasit atau petugas VAR, David Galvez Rascon telah menerima hukuman terberat di antara ofisial pada putaran ini dan akan diskors untuk jangka waktu yang tidak ditentukan.

Keputusan ini diambil setelah momen penting dalam pertandingan yang sangat memengaruhi hasilnya.

Selama rangkaian serangan yang menyebabkan gol kemenangan 2-1 Girona, terjadi benturan yang jelas antara Claudio Echeverri dan Jules Kounde.

Bek Prancis itu terjatuh, tetapi permainan berlanjut, dan gol tersebut tetap sah.

Para pemain dan staf pelatih Barcelona segera memprotes, percaya bahwa pelanggaran seharusnya diputuskan.

Setelah meninjau insiden tersebut, Komite Teknis Wasit (CTA) menyimpulkan bahwa intervensi terhadap Kounde ceroboh dan seharusnya berujung pada pelanggaran.

Lebih penting lagi, ruang VAR seharusnya turun tangan untuk memperingatkan wasit di lapangan dan merekomendasikan peninjauan.

Akibatnya, CTA memutuskan untuk mencopot Galvez Rascon dari tugas wasit untuk akhir pekan tersebut.

Badan perwasitan tersebut melangkah lebih jauh, memberlakukan apa yang dikenal secara internal sebagai “pembekuan,” yang berarti penangguhan hingga pemberitahuan lebih lanjut.

Dikutip dari Barca Blaugranes, tinjauan teknis komite mencapai kesimpulan yang jelas mengenai insiden tersebut.

Menurut penilaian mereka, tindakan Echeverri terhadap Kounde ilegal dan seharusnya dihukum sebelum serangan berlanjut.

Ini berarti bahwa seluruh rangkaian yang mengarah ke gol kedua Girona seharusnya tidak dihitung.

Sementara itu, tokoh-tokoh Barcelona tidak menahan diri setelah pertandingan.

Beberapa pemain menyuarakan kekecewaan mereka, dan baik Hansi Flick maupun presiden klub Joan Laporta secara terbuka mengkritik keputusan tersebut.

Mereka berpendapat bahwa pelanggaran terhadap Kounde sangat jelas dan tim VAR seharusnya turun tangan untuk memperbaiki kesalahan tersebut. (amr)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Menlu Sugiono Temui Utusan Palestina dan Sekjen PBB, Bahas Upaya Perdamaian Gaza
• 2 jam lalukatadata.co.id
thumb
3 Peluru Persib yang Bisa Hadirkan Kejutan saat Hadapi Ratchaburi di Bandung: Misi Super Berat!
• 10 jam lalubola.com
thumb
Menteri PKP Minta Waktu Sepekan untuk Kaji Rencana Gentengisasi
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
Posisi Hilal di DIY Belum Penuhi Kriteria MABIMS untuk Awal Ramadan
• 22 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Makan Bergizi Gratis Jadi Fondasi Pendidikan Global
• 7 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.