Viral WN Malaysia Ngaku Ditelantarkan Suami di NTB, Pemprov Beri Penjelasan

detik.com
4 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Kisah seorang perempuan asal Malaysia yang mengaku ditelantarkan suaminya asal Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), viral di media sosial (medsos) di Malaysia dan Indonesia. Perempuan tersebut bernama Norida Akmal Ayob. Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB memberikan penjelasan terkait hal itu.

Berdasarkan pengakuan Norida yang beredar di medsos, dia ditelantarkan suami selama 18 tahun di Lombok. Norida bahkan mengaku hidup sebagai tukang sapu selama menikah ke Dusun Benjelo, Desa Ubung, Kecamatan Jonggat, Lombok Tengah.

Juru bicara Pemprov NTB, Ahsanul Khalik, menegaskan klaim Norida ditelantarkan tidak sepenuhnya sesuai dengan fakta di lapangan. Menurut Aka, sapaan Ahsanul Khalik, Pemprov NTB telah melakukan penelusuran ke Dusun Benjelo, Desa Ubung, Kecamatan Jonggat, Lombok Tengah, tempat Norida sempat tinggal bersama suaminya, Badi.

Menikah di Thailand

Pemprov NTB telah mendapatkan keterangan dari Kepala Dusun Benjelo, Agus, serta Kepala Desa (Kades) Ubung, Mastaal. Berdasarkan keterangan kadus dan kades setempat, Norida menikah dengan Badi di Thailand pada 2005. Badi merupakan warga Dusun Benjelo, Desa Ubung. Setelah menikah, Norida melahirkan anak pertama di Malaysia.

Berselang dua tahun, Norida bersama suami dan anaknya kembali ke Lombok karena ayah Badi meninggal pada 2007. Norida dan Badi lantas memutuskan berangkat ke Sumatera untuk bekerja di perkebunan sawit.

Norida kemudian melahirkan anak kedua di Sumatera pada 2008. Keluarga ini kemudian kembali menetap di Lombok sejak 2021, sementara Badi bekerja di bidang ekspedisi Lombok-Jawa.

"Anak-anak Norida mendapatkan pendidikan formal. Anak pertama menempuh pendidikan SMP di Sumatera dan melanjutkan SMA di SMA Negeri 2 Jonggat, sedangkan anak kedua menempuh pendidikan di SMP Negeri 3 Jonggat dan melanjutkan ke SMK Negeri 1 Jonggat," kata Aka, Selasa (17/2/2026).

Anak pertama Norida sempat diterima di Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Mataram (Unram) pada 2024 dan mendapatkan beasiswa Bidikmisi meskipun tidak melanjutkan kuliah akibat kondisi keluarga pascaperceraian.

Norida dan suaminya resmi bercerai pada 24 Juni 2024 setelah diketahui Badi kawin lagi. Namun, dalam proses perceraian tersebut, Norida menerima uang sebesar Rp 20 juta dari mantan suami untuk membantu pengurusan biaya kepulangan ke Malaysia.

"Berdasarkan data yang kami terima, itu sangat tidak tepat jika disebut ada penelantaran selama 18 tahun, apalagi setelah perceraian Norida juga menerima bantuan biaya kepulangan," tegas Aka.

Simak selengkapnya di sini.




(yld/idh)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Daftar Lokasi Puasa Paling Lama pada Ramadhan 2026
• 11 jam laluviva.co.id
thumb
Kompolnas Minta Mabes Polri Dalami Pihak Lain Dalam Kasus Mantan Kapolres Bima
• 2 jam lalurealita.co
thumb
Komunitas Mataholang Pentaskan Teater Akulturasi Budaya di Braga
• 23 jam lalurepublika.co.id
thumb
BREAKING NEWS: Youtube Down, tidak Bisa Dibuka, Termasuk Indonesia
• 12 jam lalurepublika.co.id
thumb
Awas, Berdagang Takjil di Trotoar Bisa Kena Garuk oleh Satpol PP, Ini Lokasi yang Bakal Ditertibkan Petugas
• 6 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.