Direkomendasikan Ahli Kiropraktik Hong Kong, Ini Pentingnya Memilih Tas Sekolah Ergonomis

viva.co.id
6 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Memilih tas sekolah bagi anak tidak bisa dilakukan secara sembarangan. Selain mempertimbangkan desain yang menarik dan sesuai dengan selera anak, orang tua perlu memberi perhatian serius pada aspek kesehatan. 

Penggunaan tas sekolah yang tidak tepat berisiko memengaruhi postur tubuh, kesehatan tulang belakang, hingga proses tumbuh kembang anak dalam jangka panjang. Scroll lebih lanjut yuk!

Baca Juga :
Pramono Pastikan 270 Ribu Warga PBI BPJS yang Dinonaktifkan Bisa Berobat Gratis
Istana Bilang Penghapusan Tunggakan Iuran BPJS Tak Harus Tunggu Perpres

Seiring meningkatnya kesadaran akan kesehatan anak, tas sekolah ergonomis kini semakin direkomendasikan oleh para profesional kesehatan, termasuk klinik kesehatan anak dan ahli kiropraktik di Hong Kong. 

Salah satu yang menyoroti pentingnya hal ini adalah Dr. Wong Chun-wah, anggota Asosiasi Kiropraktik Hong Kong. Ia menjelaskan bahwa tulang belakang anak berfungsi layaknya pegas yang menyerap serta mendistribusikan tekanan tubuh. Namun, ketika anak membawa tas yang terlalu berat, tubuh secara refleks akan condong ke depan demi menjaga keseimbangan.

Kondisi tersebut dapat menggeser pusat gravitasi tubuh dan memicu gangguan postur, bahkan meningkatkan risiko kelainan seperti skoliosis. Dalam jangka panjang, tekanan berlebih yang terus-menerus terjadi berpotensi memengaruhi struktur tulang dan perkembangan otot anak.

Cara Memilih Tas Sekolah yang Baik untuk Tulang Belakang

Agar terhindar dari risiko tersebut, orang tua disarankan memperhatikan sejumlah aspek penting saat memilih tas sekolah:

1. Memiliki Sistem Perlindungan Tulang Belakang

Tas ergonomis dirancang mengikuti lekuk alami tulang belakang anak. Struktur ini membantu mengurangi tekanan pada punggung dan bahu sekaligus menjaga postur tetap tegap.

2. Tali Bahu Empuk dan Dapat Disesuaikan

Tali bahu yang lebar, empuk, serta dapat diatur panjangnya membantu mendistribusikan beban secara merata dan mengurangi tekanan pada saraf bahu.

3. Penyangga Punggung Ergonomis

Bagian sandaran punggung sebaiknya memiliki bantalan yang nyaman dan sirkulasi udara baik agar anak tetap nyaman meski membawa tas dalam waktu lama.

4. Distribusi Beban Seimbang

Desain tas ergonomis, misalnya dari Tiger Family, perlu mampu membagi beban pada beberapa titik tubuh, sehingga berat tidak hanya bertumpu pada satu area.

5. Berat Tas Sesuai Kapasitas Anak

Para ahli menyarankan berat tas tidak melebihi 10–15 persen dari berat badan anak. Oleh karena itu, pilih tas berbahan ringan namun tetap kokoh serta memiliki kompartemen yang membantu penyimpanan lebih terorganisasi.

Baca Juga :
Anggaran Kesehatan Makin Tinggi Tiap Tahun, Purbaya: Pusing, Tapi Ini Kewajiban Pemerintah
Tips dan Cara Memakai Popok Dewasa yang Tepat Pada Lansia
Begini Bukti Keseriusan dan Persiapan Klinik Rutan Muntok Jadi Mitra BPJS

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Serang Mengaji Jadi Program Sambut Ramadan
• 20 jam lalutvonenews.com
thumb
Jalur Kereta di Grobogan Sempat Terendam Banjir, Kini Sudah Bisa Dilalui | KOMPAS SIANG
• 9 jam lalukompas.tv
thumb
Aturan Jam Kerja ASN DKI Jakarta Selama Ramadan Berdasarkan SE Gubernur
• 9 jam lalunarasi.tv
thumb
Benarkah Menyemprot Parfum di Leher Berbahaya Bagi Kesehatan?
• 12 jam lalurepublika.co.id
thumb
Ramadan 2026, Imigrasi Sesuaikan Jam Layanan
• 19 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.