JAKARTA, DISWAY.ID-- Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengatakan ada 3000 karung pakaian baru yang disalurkan ke korban banjir di Sumatera Utara, Sumatera Barat dan Aceh. Bantuan tersebut senilai Rp126 miliar.
"Pakaian baru ini nilainya cukup tinggi, 3.000 karung, bukan pakaian bekas. Rp 126 miliar. Nanti bisa dicek sama-sama dengan bea cukai di pelabuhan kekeuh di lhokseumawe," kata Tito dalam rapat satgas pemulihan pascabencana di Sumatera bersama pimpinan DPR, Rabu, 18 Februari 2026.
Eks Kapolri ini mengatakan barang itu disebut berasal dari kumpulan keluarga dan bukan dari pemerintah maupun lembaga swadaya masyarakat (LSM).
BACA JUGA:12.944 Orang Masih Mengungsi Pascabanjir Sumatera, 1.205 Meninggal
BACA JUGA:Dua Bulan Setelah Banjir Melanda, 37 Daerah di Sumatera Kembali Normal
Tito memohon agar bantuan dari diaspora ini bisa diterima demi menjaga hubungan baik. Sementara ini, bantuan tersebut masih tertahan di Port Klang, Malaysia.
“Ini keluarga, bukan dari pemerintah, bukan dari LSM juga. Tapi ini dari kumpulan keluarga sesuai arahan Bapak Presiden. Sepanjang tidak ada barang terlarang seperti narkoba atau senjata, semua harus diperiksa baru boleh masuk,” ujarnya.
Tito menegaskan pemerintah akan melakukan pengawasan ketat terhadap distribusi bantuan. Ia memastikan barang-barang tersebut akan langsung disalurkan ke pengungsi dan tidak diperjualbelikan.
“Kami akan awasi langsung dari pelabuhan bersama TNI dan Polri supaya langsung masuk ke tempat pengungsi, tidak untuk dijual ke mana-mana. Kami siap bertanggung jawab untuk itu,” imbuhnya.





