tvOnenews.com - Pembalap andalan tim Oracle Red Bull Racing, Max Verstappen, kembali jadi sorotan usai berakhirnya tes pramusim F1 2026 yang pertama di Bahrain.
Sebelumnya, ia menyebut mobil generasi baru terasa seperti Formula E dengan steroids. Namun dibalik kritiknya, Verstappen justru memuji Power Unit anyar tim Red Bull.
Musim F1 2026 sendiri menjadi debut Red Bull mengembangkan mesin sendiri di Milton Keynes. Proyek itu dikerjakan bersama Ford sebagai mitra era baru Formula 1.
- Facebook/Oracle Red Bull Racing
Banyak pihak meragukan kesiapan Red Bull sebagai pabrikan baru. Namun hasil Shakedown Barcelona menunjukkan performa dan daya tahan menjanjikan.
Tren positif itu berlanjut pada tes resmi pertama di Bahrain. Verstappen mencatatkan 136 lap pada hari Rabu tanpa kendala besar.
Isack Hadjar menambah 87 lap sehari kemudian, meski sempat terganggu kebocoran hidrolik.
Berbicara kepada situs resmi F1, Verstappen menilai proyek ini berjalan positif.
“Maksud saya, sungguh luar biasa melihat pabrikan baru datang, dan juga bagi semua orang untuk melihat mobil dan mesin baru bersama-sama, itu seperti bayi kecil mereka,” kata Max Verstappen.
“Masih banyak yang harus dipelajari, tetapi saya pikir kita sedang menuju ke arah yang benar. Tentu saja, masih ada hal-hal yang ingin kita lakukan lebih baik," lanjutnya.
“Saya pikir kita tidak akan pernah puas, tetapi setidaknya kita tidak mengalami kerusakan. Saya pikir tidak ada yang benar-benar mengharapkan itu sejak awal, kita akan keluar dari garasi tanpa meledak. Jadi, itu sangat positif.” tambah Verstappen.
Tes pekan pertama ditutup Jumat, dengan Verstappen kembali turun di sesi pagi. Ia menegaskan fokus utamanya adalah memahami karakter mobil dan mesin baru.
“Hanya sedikit lebih banyak mengemudi,” katanya ketika ditanya tentang rencananya. Besok saya akan meluangkan setengah hari, hanya mencoba memahami mobil dan mesin sedikit untuk diri saya sendiri, bukan hanya dari sisi tekniknya.” tutupnya.
(akg)




