JAKARTA - Masjid Istiqlal akan menyiapkan makanan untuk ribuan jamaah yang ingin berbuka puasa selama bulan suci Ramadhan 1447 H. Selain itu, berbagai kegiatan juga akan digelar di masjid terbesar di Asia Tenggara tersebut.
Demikian disampaikan Menteri Agama, Nasaruddin Umar di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Rabu (18/2/2026).
“Di sini rutin kita lakukan buka puasa. Buka puasa di Istiqlal ini kalau hari-hari weekend, misalnya Jumat, Sabtu, Minggu, antara 7.000 sampai 10.000 orang kita beri makan nasi boks. Nah kalau hari-hari biasa sekitar 4.000 sampai 5.000 orang,” kata Nasaruddin Umar.
Nasaruddin yang juga Imam Besar Masjid Istiqlal menyebutkan, pihaknya juga akan melaksanakan kegiatan sholat tarawih.
“Sebelum salat Tarawih dimulai, kita tampilkan qari-qari internasional. Qari-qari internasional ini digilir sampai hari terakhir Ramadan. Dan habis itu kita tampilkan penceramah kultum dan itu kita ambil orang-orang yang sangat populer, apakah populer karena keilmuannya atau populer itu karena artisnya atau artis yang religius ya. Kemudian juga penceramah kondang, kita juga undang mereka,” ujar dia.
Dia melanjutkan, nantinya akan ada juga kegiatan Nuzulul Quran yang bisa diikuti oleh negara-negara tetangga. Kegiatan ini merupakan bentuk kerja sama antara Menteri Agama dengan Menteri Agama lainnya, mulai dari Malaysia, Brunei Darussalam, Singapura.
“Nanti juga takbirnya kita takbir bareng dengan masjid-masjid raya yang ada di ibu kota-ibu kota Asia Tenggara. Jadi kita saling saut-menyahut itu takbir,” ungkapnya.
Selama bulan suci Ramadhan, Istiqlal juga akan menggelar kursus sejumlah bahasa, mulai dari Inggris, Mandarin, Arab, Prancis dan bahasa Indonesia untuk warga asing.



