Bisnis.com, JAKARTA – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI/BBRI) kembali menegaskan posisinya sebagai penyalur Kredit Usaha Rakyat (KUR) terbesar di Indonesia pada 2026. Skema pembiayaan bersubsidi dari pemerintah ini tetap menjadi instrumen penting bagi pelaku UMKM untuk menambah permodalan dan menjaga keberlangsungan usaha, terutama saat kebutuhan pasar meningkat menjelang Ramadan.
Sepanjang tahun 2025, BRI membukukan penyaluran KUR sebesar Rp178,08 triliun yang diserap oleh 3,8 juta debitur. Jika ditarik lebih jauh, sejak 2015 hingga akhir Desember 2025, akumulasi penyaluran KUR BRI telah mencapai Rp1.435 triliun dengan total penerima sebanyak 46,4 juta pelaku usaha. Capaian tersebut memperlihatkan peran strategis BRI dalam memperluas akses pembiayaan bagi sektor usaha mikro, kecil, dan menengah di berbagai daerah.
Direktur Micro BRI, Akhmad Purwakajaya, menjelaskan bahwa pembiayaan KUR diarahkan terutama ke sektor-sektor produktif yang memiliki dampak langsung terhadap penciptaan lapangan kerja serta penguatan ketahanan pangan nasional. Ia menegaskan bahwa keberlanjutan UMKM sebagai fondasi perekonomian nasional menjadi fokus utama dalam penyaluran kredit tersebut.
Dari sisi distribusi sektor, pembiayaan masih terkonsentrasi pada sektor produksi, mencakup pertanian, perikanan, industri pengolahan, hingga jasa produktif lainnya. Di antara sektor tersebut, pertanian menjadi penyerap dana terbesar dengan nilai pembiayaan mencapai Rp80,09 triliun atau sekitar 45% dari total KUR yang telah disalurkan BRI.
Mengacu pada laman resmi BRI, terdapat dua jenis KUR yang bisa dipilih sesuai kebutuhan dan skala usaha, yaitu KUR Mikro dan KUR Kecil. Perbedaan utama keduanya terletak pada plafon pinjaman dan ketentuan agunan.
1. KUR Mikro Bank BRIKUR Mikro ditujukan bagi pelaku usaha produktif dan layak yang membutuhkan tambahan modal kerja maupun investasi dengan plafon hingga Rp50 juta. Produk ini cocok bagi usaha skala mikro yang belum memiliki agunan tambahan.
Baca Juga
- Rupiah Dibuka Melemah, Cek Kurs Bank Mandiri, BRI, BNI, BCA Hari Ini
- Mudik Gratis Kemenhub Dibuka 1 Maret: Kota Tujuan Bertambah, Kuota Bus Berkurang
- Ini Alasan Mirae Asset Sekuritas Belum Revisi Target IHSG di Level 10.500
Sementara itu, KUR Kecil menyasar pelaku usaha dengan kebutuhan pembiayaan lebih besar, yakni mulai dari Rp50 juta hingga Rp500 juta. Pada kategori ini, debitur diwajibkan menyediakan agunan sesuai ketentuan bank.
Tabel Angsuran KUR BRI 2026Berikut tabel angsuran KUR BRI Januari–Februari 2026 sebagai simulasi cicilan per bulan hingga plafon Rp100 juta.
Lantas apa saja syarat dan cara mengajukan KUR BRI 2025? Berikut syarat dan cara pengajuannya.
Tabel angsuran di atas dapat menjadi gambaran awal bagi calon debitur untuk menyesuaikan nominal pinjaman dengan kemampuan bayar setiap bulan. Dengan suku bunga 6% efektif per tahun dan tenor fleksibel hingga 5 tahun, cicilan KUR BRI relatif terjangkau, sehingga cocok dimanfaatkan pelaku UMKM yang ingin menambah stok barang, bahan baku, maupun kapasitas produksi menjelang lonjakan permintaan saat Ramadan.
Syarat KUR BRI 2026 KUR Mikro Bank BRI- Individu (perorangan) yang menjalankan usaha produktif dan layak
- Usaha telah berjalan aktif minimal 6 bulan
- Tidak sedang menerima kredit dari perbankan lain, kecuali kredit konsumtif
- seperti KPR, KKB, atau kartu kredit
- Melampirkan KTP, KK, dan surat izin usaha
Ketentuan Tambahan:
- Maksimum pinjaman Rp50 juta per debitur
- Jenis pinjaman:
- Kredit Modal Kerja (KMK) tenor maksimal 3 tahun
- Kredit Investasi (KI) tenor maksimal 5 tahun - Suku bunga 6% efektif per tahun
- Bebas biaya administrasi dan provisi
- Memiliki usaha produktif dan layak
- Tidak sedang menerima kredit produktif dari perbankan lain
- Usaha telah berjalan aktif minimal 6 bulan
- Memiliki IUMK atau surat izin usaha yang dipersamakan
Ketentuan Tambahan:
- Plafon pinjaman Rp50 juta hingga Rp500 juta
- Jenis pinjaman:
- Kredit Modal Kerja (KMK) tenor maksimal 4 tahun
- Kredit Investasi (KI) tenor maksimal 5 tahun
- Suku bunga 6% efektif per tahun
- Wajib menyediakan agunan sesuai ketentuan bank
Calon debitur dapat mengajukan KUR secara online maupun langsung ke kantor cabang BRI terdekat.
Cara Pengajuan KUR BRI Secara Online- Akses laman https://kur.bri.co.id dan login menggunakan akun terdaftar
- Klik “Ajukan Pinjaman KUR”, baca syarat dan ketentuan, lalu pilih opsi
- nasabah BRI dan setujui pengajuan
- Isi data diri dan data usaha secara lengkap
- Unggah dokumen pendukung seperti KTP, surat keterangan usaha, pas foto,
- dan foto usaha
- Klik “Hitung Angsuran” untuk melihat simulasi cicilan
- Klik “Ajukan Pinjaman” dan tunggu informasi persetujuan
- Menunggu jadwal survei lapangan oleh petugas BRI
- Datang ke kantor cabang BRI terdekat dengan membawa dokumen
- persyaratan
- Jika belum memiliki rekening BRI, lakukan pembukaan rekening terlebih
- dahulu
- Sampaikan keperluan pengajuan KUR kepada petugas
- Ikuti proses wawancara dan verifikasi data
Menjelang Ramadan 2026, KUR BRI bisa menjadi solusi pembiayaan bagi pelaku usaha yang ingin meningkatkan kapasitas produksi, menambah stok barang, atau memperluas jaringan distribusi. Dengan bunga rendah dan proses pengajuan yang relatif mudah, program ini menjadi momentum penting bagi UMKM untuk memaksimalkan peluang peningkatan omzet selama bulan suci.





