Pria bernama Aji Umar Gayam (25 tahun) diduga dibunuh oleh dua orang remaja yakni berinisial MFLO (18) dan SA (17). Jasad Aji ditemukan di dalam karung dalam kondisi tangan dan kaki terikat.
Karung itu ditemukan di sebuah lahan kosong kawasan Jalan Kontainer, Aimas, Kabupaten Sorong, Rabu (18/02/2026).
Aji merupakan warga Jalan Lobak yang bekerja sebagai buruh bangunan di RS Muhammadiyah. Ia memiliki keterbatasan mental. Dialah tulang punggung keluarga yang membiayai adiknya kuliah.
Aji dilaporkan keluarga telah hilang sejak Sabtu (7/2) atau 10 hari sebelum jenazahnya ditemukan.
"Terakhir korban meninggalkan rumah untuk menagih utang Rp 2 juta di kos di wilayah Aimas. Kami mencari ke mana-mana, tapi tidak ada kabar," kata paman korban, Maulud Yapono, Rabu (18/2).
Pihak keluarga korban pun membuat laporan orang hilang. Polisi kemudian memeriksa penghuni kos di wilayah Aimas itu.
Menurut Maulud, seorang perempuan yang menjadi penghuni kos sempat memberikan keterangan berbelit-belit tapi akhirnya mengakui keterlibatannya.
Penjelasan PolisiKapolres Sorong, AKBP Edwin Parsaoran, menjelaskan bahwa pihaknya telah menangkap MFLO dan SA yang sempat melarikan diri ke Kampung Meyaup, Distrik Salawati Tengah, Kabupaten Sorong.
"Kedua terduga pelaku sempat dibawa ke Polsek Seget sebelum dipindahkan ke Polres Sorong," bebernya.
Lantaran SA masih berusia 17 tahun, ia ditetapkan sebagai anak berhadapan dengan hukum.
"Saat ini penyidik masih melakukan pemeriksaan intensif untuk mendalami motif dan peran masing-masing," ujar Edwin.
Dalam perjalanan kasus ini, pihak keluarga sempat mendatangi Polres Sorong pada Selasa malam (17/2) untuk meminta kejelasan penanganan perkara.
Adapun kasus tersebut tercatat dalam laporan polisi nomor LP/B/73/II/2026/SPKT-1/Polres Sorong/Polda Papua Barat Daya.





