Hujan Tak Surutkan Ribuan Jemaah Salat Tarawih Perdana di Masjid Al Akbar Surabaya

rctiplus.com
11 jam lalu
Cover Berita

SURABAYA, iNews.id – Ribuan umat Islam memadati Masjid Al Akbar, Kota Surabaya untuk melaksanakan salat tarawih perdana di Bulan Ramadhan, Rabu (18/2/2026). Meski sempat diguyur hujan, sekitar 5.000 jemaah tetap khusyuk melaksanakan ibadah salat tarawih berjamaah.

Pantauan di lokasi, jemaah laki-laki dan perempuan terus berdatangan sejak waktu magrib. Luasnya area masjid dan suasana yang sejuk menjadi alasan utama warga memilih beribadah di salah satu masjid terbesar di Indonesia ini.

Meskipun terdapat perbedaan dalam penetapan awal Ramadan tahun ini, pelaksanaan salat tarawih di Masjid Al Akbar tetap berlangsung dengan khusyuk. Jamaah tampak memenuhi saf-saf yang telah disediakan, baik di lantai utama maupun di area selasar.

Wendy, salah seorang jamaah asal Surabaya, mengaku tidak keberatan menempuh perjalanan di tengah gerimis demi merasakan atmosfer tarawih perdana di Masjid Al Akbar.

"Senang bisa kembali tarawih di sini. Tempatnya luas, sejuk, dan suasananya benar-benar membuat ibadah jadi lebih tenang," ujarnya usai pelaksanaan salat.

Pesan Toleransi dari Mimbar Masjid

Dalam ceramah agamanya, Ustaz Sujak yang bertindak sebagai penceramah menekankan pentingnya menjaga ukhuwah Islamiyah di tengah perbedaan awal puasa. 

Dia mengajak para jemaah untuk tetap saling menghormati keyakinan warga Muhammadiyah yang sudah lebih dulu melaksanakan ibadah puasa.

"Ramadan adalah momentum untuk mempererat persaudaraan. Mari kita saling menghormati perbedaan dan tetap fokus pada kualitas ibadah kita masing-masing," pesan Ustaz Sujak di hadapan ribuan jamaah.

Hingga rangkaian salat tarawih selesai, situasi di sekitar Masjid Al Akbar terpantau aman dan tertib dengan penjagaan dari pihak keamanan masjid guna memastikan kelancaran arus lalu lintas jamaah yang keluar-masuk area masjid.

Original Article


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Amir Syamsudin-Hamdan Zoelva Ajukan Amicus Curiae untuk Terdakwa Kasus Migor
• 9 jam laludetik.com
thumb
Menhub Waspadai Cuaca Ekstrem Jelang Mudik 2026
• 21 jam lalutvrinews.com
thumb
Menkeu Purbaya Setujui Tambahan TKD Rp 10,56 Triliun untuk Pemulihan Sumatera-Aceh
• 21 jam lalutvrinews.com
thumb
Tarif 19 Persen Masih Berlaku, Pemerintah Andalkan Lobi Tingkat Presiden
• 2 jam lalurepublika.co.id
thumb
Tarawih Pertama di 2026, Nasaruddin Umar Ceramah soal Eko-Teologi di Istiqlal
• 12 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.