Wali Kota Semarang Puji Lomba Jaksa Garda Desa, Perkuat Tata Kelola Keuangan Kelurahan

jpnn.com
19 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, SEMARANG - Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng mengatakan kelurahan memiliki peran yang sangat strategis sebagai ujung tombak pelayanan publik.

Hal itu disampaikannya saat menghadiri acara penyerahan penghargaan kepada pemenang Lomba Jaksa Garda Desa/Kelurahan di Ruang Lokakrida Balai Kota Semarang, Jawa Tengah, Rabu (18/2).

BACA JUGA: Dugderan 2026 Hadir Kian Unik, Walkot Agustina: Simbol Harmoni & Regenerasi Tradisi

Penghargaan tersebut diselenggarakan sebagai bentuk apresiasi terhadap desa/kelurahan yang telah tertib dalam pengelolaan keuangan.

Selain Wali Kota Agustina Wilujeng, acara tersebut juga dihadiri Kepala Kejaksaan Negeri Kota Semarang Andhie Fajar Arianto, Sekretaris Daerah Kota Semarang, serta beberapa perwakilan instansi dari pihak terkait.

“Kelurahan merupakan ruang di mana pemerintah hadir secara nyata dalam kehidupan masyarakat,” ungkap Agustina dalam keterangannya, Rabu (18/2).

Lomba Tertib Pengelolaan Keuangan merupakan inisiatif Kejaksaan Agung bersinergi dengan Kementerian Dalam Negeri yang menjadi bagian dari Program Jaga Desa sebagai upaya dalam pengawalan pembangunan desa.

Melalui program ini, Pemkot Semarang berharap seluruh kelurahan semakin berkomitmen untuk menerapkan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan integritas dalam setiap perencanaan dan penggunaan anggaran, hingga meminimalisir kesalahan kecil demi terwujudnya tata kelola pemerintahan yang bersih dan pelayanan publik berkualitas.

“Karena ada lomba, sehingga prosesnya itu didampingi oleh teman-teman dari kejaksaan. Ini saya ucapkan terima kasih kepada Pak Kajari yang menginisiasi, agenda program ini dan di tahun depan akan ditambah slotnya menjadi dua kali di tiap semester sehingga terjaga, teman-teman lurah ini kemungkinan untuk melakukan kesalahan itu lebih menjadi kecil," ujar Agustina.

Penghargaan lomba dibagi dalam tiga kategori, yakni Lomba Entry Data Aplikasi Jaga Desa/Kelurahan, Lomba Tertib Pengelolaan Keuangan Kelurahan, serta Lomba Film Pendek Jaksa Garda Desa/Kelurahan.

Ketiga kategori tersebut tidak hanya dinilai dari aspek administratif dan keuangan, melainkan juga dari dorongan pemanfaatan sistem digital serta peran edukasi kepada masyarakat.

Kepala Kejaksaan Negeri Kota Semarang Andhie Fajar Arianto menyampaikan pihaknya ingin membantu Pemkot Semarang khususnya untuk kelurahan-kelurahan dalam hal terkait administrasi maupun terkait keuangan.

"Karena dalam prosesnya, kadang-kadang temen-temen di Kelurahan ini kan kesulitan waktu karena jumlah personil dan SDM, sehingga pihak kejaksaan Kota Semarang membantu personilnya,” kata Kajari.

Penilaian dilaksanakan secara berjenjang mulai dari tingkat Kabupaten/Kota untuk memilih kandidat terbaik, dilanjutkan tingkat provinsi oleh Kejaksaan Tinggi, hingga tingkat nasional oleh tim pusat Kejaksaan Agung untuk menetapkan 3 pemenang nasional.

Penghargaan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh desa/kelurahan untuk memperkuat kepercayaan masyarakat sekaligus mendukung terwujudnya Kota Semarang yang semakin hebat, semakin bermartabat, dan semakin sejahtera. (mrk/jpnn)


Redaktur : Sutresno Wahyudi
Reporter : Sutresno Wahyudi, Sutresno Wahyudi


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Prabowo Pamer ke Pengusaha AS: Kami Tak Pernah Gagal Bayar, Jaga Disiplin Fiskal
• 7 jam lalubisnis.com
thumb
Saham Hypermart (MPPA) Masuk Papan FCA Imbas Ekuitas Negatif
• 9 jam laluidxchannel.com
thumb
Malang Geger! Mayat Tanpa Busana Ditemukan di Sungai Jilu, Tangan Terikat-Mulut Tersumpal
• 7 jam lalurctiplus.com
thumb
CPNS 2026 dan THR PNS dan PPPK Masuk Fokus Pemerintah di Bulan Ramadan
• 9 jam laluharianfajar
thumb
Peti Jenazah Hanyut di Sungai, Warga Kolang Dilanda Ngeri Pascarlongsor
• 16 jam lalumediaindonesia.com
Berhasil disimpan.