Saham Hypermart (MPPA) Masuk Papan FCA Imbas Ekuitas Negatif

idxchannel.com
2 jam lalu
Cover Berita

Bursa Efek Indonesia (BEI) memindahkan saham PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) ke dalam papan pemantauan khusus.

Bursa Efek Indonesia (BEI) memindahkan saham PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) ke dalam papan pemantauan khusus. (Foto: iNews Media Group)

IDXChannel - Bursa Efek Indonesia (BEI) memindahkan saham PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) ke dalam papan pemantauan khusus. Dengan perpindahan papan tersebut, maka saham pengelola supermarket Hypermart tersebut akan diperdagangkan dengan skema full-call auction (FCA) mulai hari ini.

"Perubahan ini mulai efektif pada tanggal 12 Februari 2026," kata Kepala Divisi Peraturan dan Layanan Perusahaan Tercatat BEI, Teuku Fahmi Ariandar dalam pengumuman, Rabu (18/2/2026).

Baca Juga:
Penjualan Hypemart (MPPA) dalam Tren Pemulihan di Tengah Tantangan Daya Beli

Saham MPPA dipindahkan dari papan pengembangan karena kriteria 5. Sesuai aturan BEI, emiten yang memiliki ekuitas negatif pada laporan keuangan terakhir akan ditempatkan ke dalam papan pemantauan khusus.

MPPA baru-baru ini menerbitkan laporan keuangan 2025. Ekuitas emiten milik Lippo Group itu minus Rp4 miliar setelah membukukan rugi bersih Rp152 miliar sepanjang tahun lalu.

Baca Juga:
Hypermart (MPPA) Beli Deretan Properti Senilai Rp780 Miliar, dari Balaraja hingga Malioboro

Selain ekuitasnya yang negatif, MPPA juga memiliki tantangan berat dari sisi liabilitas. Posisi utang berbunga perseroan saat ini mencapai Rp980 miliar.

Di tengah kondisi modal kerja yang minus dan utang jumbo, MPPA mengumumkan bahwa perseroan akan membeli deretan properti di berbagai daerah senilai Rp780 miliar. Langkah tersebut mengindikasikan kepercayaan diri manajemen menghadapi kondisi ekonomi ke depan, khususnya di sektor ritel.

Pada penutupan perdagangan Rabu kemarin, harga saham MPPA melesat 11,5 persen ke level Rp58. Lonjakan harga itu mengangkat nilai kapitalisasi pasarnya menjadi Rp752 miliar.

>

(Rahmat Fiansyah)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
TNI Klaim Tak Pernah Mundur dari Zona Bencana, DPR Minta Rehabilitasi Sumatera Dipercepat
• 14 jam lalutvonenews.com
thumb
Sinopsis JEJAK DUKA DIANDRA SCTV Episode 46, Hari Ini Rabu 18 Februari 2026:  Dimitri Ingin Kembali, Diandra Makin Bimbang
• 16 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Ratusan umat Islam Malaysia Tarawih perdana di Masjid Negara KL
• 10 jam laluantaranews.com
thumb
Sidkon Djampi Dorong Kondusivitas dan Kedamaian Ramadhan di Jabar
• 17 jam lalurepublika.co.id
thumb
Antam (ANTM) dan PTBA Kembali Sandang Status BUMN, Danantara Ungkap Alasannya
• 15 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.