Jukir Liar Tanah Abang Patok Rp100 Ribu, Wagub Rano Karno: Setahun Sekali Tidak Apa

viva.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Rano Karno menegaskan pihaknya tidak mentolerir tindakan juru parkir (jukir) liar yang mematok tarif selangit. 

Meski begitu, dia menganggap hal tersebut biasa terjadi khususnya saat awal Ramadhan.

Baca Juga :
Monitor Perayaan Imlek di Jakarta, Wagub Rano Tegaskan Ini
Polisi Gagalkan Peredaran Ganja 15,5 Kg di Stasiun Tanah Abang

Hal itu disampaikan Rano merespons maraknya jukir liar di Tanah Abang, Jakarta Pusat yang mematok tarif parkir selangit. 

Adapun sebanyak delapan jukir liar di Tanah Abang telah ditangkap oleh aparat kepolisian. Mereka mematok tarif Rp60.000 untuk motor dan Rp100.000 untuk mobil.

"Itu sudah paham lah kita, bukan berarti kita toleransi, tapi semuanya ditertibkan. Tapi marilah kita coba paham, ini kan situasi satu tahun sekali, ini macet, setahun sekali tidak apa-apa," ucap Rano kepada wartawan, dikutip Rabu, 18 Februari 2026.

Rano melanjutkan, penertiban terhadap jukir liar terus dilakukan. Bahkan, ada jukir liar yang ditangkap dan ditindak tegas.

"Tapi artinya jukir-jukir itu sudah dibenahi ya, terpaksa ditindak, juga ada yang ditangkap, dikasih pembinaan. Itu sudah hal biasa, mudah-mudahan itu akan jadi jauh lebih baik lagi," tutur dia. 

Dalam kesempatan itu, Rano menegaskan Satpol PP juga terus turun dibantu aparat kepolisian hingga TNI untuk mencegah juru parkir liar.

"Pasti, pasti. Satpol PP, polisi sudah turun, teman-teman dari TNI juga sudah turun. Satpol PP khusus pariwisata sudah turun, tapi artinya marilah kita sambut ini, ini kan awal, baru nih. Ya mudah-mudahan nanti, saya yakin dalam 2-3 hari akan jauh lebih tertib," pungkas Rano.

Diketahui, polisi menangkap delapan pria yang diduga preman berkedok juru parkir liar di kawasan Tanah Abang. Mereka memasang tarif parkir mobil Rp 100.000 dan sepeda motor Rp 60.000.

Kapolsek Tanah Abang, AKBP Dhimas Prasetyo mengatakan, mereka yang berhasil tertangkap telah dibawa ke Polsek untuk diambil keterangan.

Tindakan ini dilakukan agar isu viral tidak meluas dan untuk menciptakan situasi kondusif.

"Polsek telah mengambil tindakan terhadap berita viral agar tidak semakin berkembang dan guna menciptakan situasi yg kondusif, dengan membawa tukang parkir yg terindikasi melakukan pungli untuk diambil keterangan," jelas dia.

Baca Juga :
Wagub Bang Doel Ungkap Asal Muasal Kawasan Kota Tua Jadi Lokasi Syuting Film Lisa BLACKPINK
Bocah Laki-laki Usia 6 Tahun Asal Cianjur Ditinggal Ayahnya di Pasar Kebayoran Lama
Buruh Bakal Demo Besar-besaran Tolak UMP DKI, Rano Karno: Mari Duduk Bersama

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Eks Menkumham hingga Ketua MK Ajukan Amicus Curiae Bela Tian Bahtiar, Singgung Kebebasan Pers
• 6 jam lalusuara.com
thumb
Korban CPNS Bodong Anak Nia Daniaty Ungkap Kerugian hingga Ratusan Juta, Dampaknya Depresi hingga Orang Tua Meninggal
• 13 jam lalugrid.id
thumb
Kata Mendikdasmen soal Pembunuhan Siswa SMP di Eks Kampung Gajah
• 8 jam laludetik.com
thumb
Vatikan Tegaskan Tak Akan Gabung ke Board of Peace Buatan Trump
• 20 jam laludetik.com
thumb
Pulihkan Stroke dengan Rutin Gunakan Teknologi Laser
• 20 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.