Selamat Datang di Asia, Sergio Castel Buka Suara Kinerja Wasit Persib Vs Ratchaburi FC

tvonenews.com
11 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Perjalanan Persib Bandung di AFC Champions League Two (ACL 2) 2025/2026 resmi berakhir setelah gagal membalikkan agregat melawan Ratchaburi FC. 

Meski menang 1-0 di leg kedua yang digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Maung Bandung tetap tersingkir akibat kekalahan telak 0-3 di leg pertama.

Di balik kegagalan tersebut, sorotan tertuju pada beberapa momen krusial, termasuk keputusan wasit dan atmosfer panas dari tribun. 

Pemain baru Persib, Sergio Castel, akhirnya buka suara mengenai kepemimpinan wasit dalam laga yang berlangsung penuh tensi itu.

Pemain asal Spanyol memilih berhati-hati dalam memberikan komentar. Ia tidak ingin polemik wasit menjadi fokus utama setelah pertandingan usai, apalagi ini kali pertamanya bermain di Asia bersama klub Indonesia.

“Saya tidak suka terlalu banyak berbicara soal wasit. Saya percaya mereka sudah berusaha melakukan yang terbaik," kata Sergio Castel usai laga. 

Meski begitu, pertandingan memang menyisakan sejumlah perdebatan, terutama terkait satu gol Persib yang dianulir karena dianggap offside. Keputusan tersebut sempat memicu reaksi keras dari sebagian suporter di stadion.

Sergio Castel mengakui timnya sempat mencetak satu gol tambahan yang tidak disahkan. Namun ia enggan berspekulasi sebelum melihat tayangan ulang secara jelas.

“Menurut saya, Bobotoh harus fokus mendukung tim. Kami sudah berusaha maksimal. Kami mencetak satu gol, lalu ada satu gol lain yang dianulir karena offside," katanya merujuk pada gol Uilliam Barros. 

“Saya tidak tahu pasti apakah itu offside atau tidak karena belum melihat ulang. Kami terus mencoba mencetak gol meski bermain dengan satu pemain lebih sedikit," katanya. 

Tak cukup di sana, Uilliam Barros pun mandi lebih cepat setelah kartu merah langsung di akhir babak pertama. Walau tetap menang 1-0, ketidakpuasan kinerja wasit mengecewakan Bobotoh yang berujung pada pitch invasion dan kericuhan. 

Ia pun meminta para suporter untuk tetap bangga dengan perjuangan tim di lapangan. Atmosfer GBLA yang penuh memang menjadi kekuatan tersendiri, meski insiden di akhir laga itu sempat mencoreng momen tersebut.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Makhluk Berusia 125 Juta Tahun Muncul di China, Wujudnya Bikin Kaget
• 20 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Puan Maharani Ajak Umat Islam Perkuat Empati dan Persaudaraan di Momentum Ramadan 1447 H
• 21 jam lalupantau.com
thumb
Awal Ramadan, Satgas Pangan Polda Metro Cek Harga Bahan Pokok di Pasar Koja
• 5 jam laludetik.com
thumb
Dulu Putus karena Beda Agama dengan Ify Alyssa? Terjawab Sudah Keyakinan Gerald Situmorang Saat Nikahi Ayushita!
• 23 jam laluharianfajar
thumb
Pengeboran Minyak Rusia Turun dalam 3 Tahun Terakhir karena Sanksi AS & Sekutu
• 5 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.