Di Depan Pebisnis AS, Prabowo Klaim Berhasil Hemat Anggaran Negara Rp303,14 Triliun

idxchannel.com
7 jam lalu
Cover Berita

Presiden Prabowo Subianto klaim berhasil menghemat anggaran negara sekitar USD18 miliar atau sekitar Rp303,14 triliun.

Di Depan Pebisnis AS, Prabowo Klaim Berhasil Hemat Anggaran Negara Rp303,14 Triliun. (Foto Istimewa)

IDXChannel – Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan, pemerintahan berhasil menghemat anggaran negara sekitar USD18 miliar atau sekitar Rp303,14 triliun dalam beberapa bulan pertama masa kepemimpinannya.

Hal itu disampaikan Prabowo dalam Acara Business Summit di US Chamber of Commerce, Washington DC, Amerika Serikat (AS), Rabu (18/2/2026) waktu setempat.

Baca Juga:
Realisasi Anggaran MBG Diproyeksi Capai Rp60 Triliun di Triwulan I-2026

“Saya merasa menjadi salah satu Presiden Indonesia yang dalam tiga bulan pertama pemerintahannya berhasil menghemat USD18 miliar secara tunai,” kata Prabowo.

Menurutnya, penghematan tersebut berasal dari pemangkasan inefisiensi dan pembatalan proyek-proyek yang dinilai tidak produktif. Dia menilai langkah ini sejalan dengan upaya efisiensi birokrasi yang juga menjadi perhatian sejumlah negara lain.

Baca Juga:
Purbaya Siapkan Anggaran Rp55 Triliun untuk THR ASN dan TNI-Polri

Prabowo mengungkapkan, salah satu langkah efisiensi dilakukan dengan mengurangi pengeluaran untuk kegiatan seremonial di instansi pemerintah. Dia menilai tradisi perayaan hari ulang tahun lembaga dan daerah sering menghabiskan anggaran besar tanpa dampak langsung bagi masyarakat.

Baca Juga:
Efisiensi Anggaran Capai Rp380 Triliun, Prabowo: Kita Bisa Hemat Lebih Besar Lagi 

Dia meminta perayaan dilakukan secara sederhana di lingkungan kantor, misalnya dengan makan siang bersama, guna menjaga rasionalitas penggunaan anggaran.

“Pernah ada tim studi banding yang mempelajari pengentasan kemiskinan di Australia. Australia adalah salah satu dari sepuluh negara terkaya di dunia. Dan lucunya, saat mereka mengirim tim ke sana, saya dengar dari teman-teman saya di Australia, saat itu sedang musim Paskah,” kata nya.

“Orang Australia sedang libur, jadi tidak ada orang yang bisa diajak diskusi. Hal-hal seperti ini terjadi, dan saya bertekad untuk bersikap rasional. Ada juga laporan tim studi banding ke Jepang sekitar tanggal 20 Desember, saat itu sudah masa Natal. Hal-hal seperti inilah yang saya coba rasionalkan,” kata Prabowo.

Prabowo mengakui kebijakan efisiensi tidak mudah diterapkan. Dia menyebut sempat muncul demonstrasi yang menentang langkah tersebut, yang menurutnya menjadi fenomena tidak lazim.

“Memang tidak mudah di awal. Bahkan ada demonstrasi yang menentang saya. Tapi menurut saya, itu mungkin pertama kalinya dalam sejarah dunia, ada demonstrasi yang menentang efisiensi pemerintah,” ujarnya.

(Dhera Arizona)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Menggeliatkan Kembali Ekonomi Kerakyatan Sumatera
• 39 menit lalukompas.id
thumb
Vietnam Borong 90 Pesawat Boeing, Total Harga Rp508 Triliun
• 2 jam laluidxchannel.com
thumb
Hasil Investigasi: KPF Temukan Massa Suruhan di Aksi Penjarahan Rumah Sahroni Hingga Uya Kuya
• 21 jam lalusuara.com
thumb
2.285 Personel Amankan Persib Vs Ratchaburi di GBLA, Polisi Terapkan Penyekatan dan Rekayasa Lalin
• 18 jam lalubola.com
thumb
Sambut Ramadan 1447 H, Puan Serukan Kepedulian dan Semangat Persaudaraan
• 23 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.