JAKARTA, DISWAY.ID - Sepanjang 2025, investasi asing Rp897 triliun masuk ke Indonesia, di mana menurut Presiden RI Prabowo Subianto ini merupakan bukti kepercayaan global ke ekonomi RI.
Investasi asing langsung investasi asing langsung (foreign direct investment/FDI) yang masuk ke Indonesia ini disampaikan Prabowo saat bicara di Business Summit US–Asean di U.S. Chamber of Commerce, Washington D.C., Amerika Serikat, Kamis, 19 Februari 2026.
“Kami mencapai US$53 miliar tahun lalu, dan saya rasa ini mencerminkan kepercayaan nyata terhadap ekonomi kami, potensinya, stabilitas politik kami, serta arah kebijakan kami,” kata Prabowo.
Prabowo mengatakan ekonomi di Indonesia tumbuh stabil di angka 5%. Ia pun berkomitmen untuk menjaga ini.
BACA JUGA:Belum Ada Perubahan Tarif 19 Prsen, Pemerintah Harap Pertemuan Prabowo-Trump Bawa Kabar Baik
BACA JUGA:Prabowo Kucurkan Rp72,75 Miliar untuk Sapi Kurban di Aceh, 3.042 Desa Kebagian Daging
Dia juga optimis tren tersebut akan terus berlanjut dan bahkan meningkat pada tahun ini seiring upaya pemerintah menggerakkan ekonomi dari tingkat akar rumput.
"Ekonomi kami tumbuh stabil di angka 5% lebih. Kami akan terus menjaga lintasan ini, dan secara pribadi saya yakin pertumbuhan kami akan jauh lebih tinggi tahun ini. Indikator nyata sudah mulai terlihat; kami menggerakkan ekonomi dari tingkat akar rumput," imbuhnya.
Mantan Menteri Pertahanan ini mengatakan fundamental ekonomi Indonesia kuat. Sebab, kata dia, Indonesia mempertahankan disiplin fiskal.
BACA JUGA:Momen Prabowo Tiba di AS, Negosiasi Perjanjian Dagang Strategis dengan Trump
BACA JUGA:Tak Boleh Rugi, Prabowo Tekankan Negosiasi Dagang dengan AS Untungkan Nasional
"Dalam situasi seperti ini, saya yakin bahwa iklim stabilitas dan kepercayaan akan mendorong investasi. Yang terpenting, saya yakin akan pentingnya supremasi hukum dan tata kelola yang baik. Fundamental ekonomi kami kuat," paparnya.
"Kami mempertahankan disiplin fiskal; inflasi kami terkendali dan termasuk salah satu yang terendah," tutup Prabowo.





