Puluhan Warga di Sampang, Tertipu Investasi Bodong hingga Kerugian Mencapai 23 Miliar Rupiah

tvonenews.com
4 jam lalu
Cover Berita

Sampang,tvonenews.com - Puluhan warga Desa Bire Barat, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang, Madura, berbondong-bondong mendatangi Mapolres setempat, guna melaporkan dua orang wanita bersaudara berinisial R dan K terkait kasus penipuan yang berkedok investasi. 

Pelaku R menawarkan warga untuk melakukan investasi kepada K berupa uang maupun perhiasan dengan dijanjikan keuntungan yang cukup mengiurkan. Namun, siapa sangka janji bagi hasil yang ditawarkan kepada korban tak sesuai dengan harapan warga.

"Saya bersama perwakilan warga yang lain datang ke Polres Sampang, sekitar 20 orang yang menjadi korban investasi bagi hasil. Untuk investasi yang ditawarkan R (kakak K) mas yaitu sebuah bisnis yang dijalankan bersama adiknya K. Pelaku K ini salah satu owner produk kecantikan. Modal yang diinvestasikan mas yaitu, berupa uang dan emas," kata Mudasir (35) salah korban investasi bodong, Kamis (19/2).

Selain itu menurut Mudasir, para korban dijanjikan beragam keuntungan, mulai dari dua hingga lima persen disesuaikan modal yang diinvestasikan. Bisnis yang berlangsung sejak akhir 2024 lalu, namun mulai tercium kejanggalan pada Agustus 2025.

"Yang datang ke rumah atau menawarkan bisnis investasi ini kakaknya (inisial R). Saat meminta uang kepada korban katanya untuk adiknya atas nama Qomariyah. Adiknya ini juga sebagai owner Skin Care. Pelaku ini merupakan tetangga dan di rumahnya juga mempunyai bisnis toko material dan sembako yang memang bisnisnya jalan," ungkapnya.

"Pada awalnya dikasih, saya pernah dikasih sekitar empat kali. Untuk 100 juta itu dikasih 2 juta, ya tergantung besaran modalnya. Saya sendiri investasi yang kurang lebih Rp900 juta dan emas seberat 54 gram," terangnya. 

Muhamad Soleh kuasa hukum korban menambahkan, aksi penipuan investasi bodong diduga dilakukan oleh dua orang wanita kakak adik warga Desa Bire Barat, Kecamatan Ketapang, Sampang. Akibat adanya kejadian tersebut
korban mengalami kerugian dengan total ditaksir mencapai dua puluh miliar rupiah. 

"Saya mendampingi korban sekitar dua puluh orang terkait investasi bodong dimana dilakukan oleh dua orang wanita. Pertama kakanya Rahmah dan Adiknya Komariyah. Uang korban yang diberikan berupa uang kepada pelaku mencapai, Rp.23 miliar," ucapnya. 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Telkom AI Center Padang Perkuat Transformasi Digital UMKM Sumatera Barat dengan Solusi AI
• 13 jam lalumediaapakabar.com
thumb
Kantor Imigrasi Bakal Tutup Lebih Cepat Selama Ramadan, Ini Jadwalnya
• 22 jam lalukumparan.com
thumb
Catat Tanggalnya! Rekrutmen Guru, Tenaga Kependidikan, dan PPDB SMA Unggul Garuda 2026/2027
• 6 jam lalutvrinews.com
thumb
Indonesia–Malaysia Perkuat Skema Perlindungan Pekerja Migran Tahun 2026
• 21 jam lalutvrinews.com
thumb
Penjelasan Bos Bank Mandiri (BMRI) Soal RBB 2026
• 23 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.