Penjelasan Bos Bank Mandiri (BMRI) Soal RBB 2026

bisnis.com
2 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) menyatakan belum melakukan revisi terhadap Rencana Bisnis Bank (RBB) 2026 meskipun Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebelumnya memberi arahan penyesuaian pada sejumlah bank.

Direktur Utama Bank Mandiri Riduan mengatakan manajemen saat ini fokus mengeksekusi rencana yang sudah ada, dengan kemungkinan evaluasi pada pertengahan tahun.

“Iya, kami kan RBB-nya sudah kita sampaikan Desember. Jadi, kami teruskan aja dengan RBB yang ada sekarang. Nanti Juni mungkin baru kita lihat perkembangannya untuk revisi atau enggak,” ujar Riduan saat ditemui di DPR, Rabu (18/2/2026). 

Saat dikonfirmasi apakah revisi masih bersifat tentatif, Riduan menegaskan evaluasi akan melihat dinamika ke depan. “Iya, tapi kan kami selalu bekerja lebih dari RBB,” katanya.

OJK Buka Ruang Negosiasi

Sebagai informasi, sebelumnya target pertumbuhan kredit Bank Mandiri berada di kisaran 7–9%. 

Ketua Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae sebelumnya menyampaikan otoritas tengah melakukan pendekatan lebih granular terhadap industri perbankan, termasuk membuka ruang negosiasi atas target pertumbuhan kredit di masing-masing RBB bank.

Baca Juga

  • Rupiah Dibuka Melemah, Cek Kurs Bank Mandiri, BRI, BNI, BCA Hari Ini
  • Menimbang Daya Ungkit Saham BMRI (Bank Mandiri)
  • Ini Jadwal Operasional BNI, Bank Mandiri, BCA & BTN Selama Libur Imlek 2026

“Ya ada beberapa hal sebetulnya ya kalau kita lihat strategi yang akan kita pakai ke depan. Pertama memang kalau perbankan itu kita akan fokus sekarang ke individu bank. Jadi memang kenapa negosiasi ini sekarang masih terus berlangsung,” ujar Dian saat ditemui. 

Dia menambahkan, proses negosiasi tersebut mencakup seluruh segmen pembiayaan. “Negosiasi terkait pertumbuhan kredit contohnya di masing-masing RBB bank itu masih terus diupayakan sekarang. Ada negosiasi yang lebih tinggi. Nah itu untuk semua jenis kredit ya termasuk korporasi dan lain sebagainya,” jelasnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kemarin, dari film Ghost in Cell hingga kerja sama teknologi Vietnam
• 12 jam laluantaranews.com
thumb
Respons Purbaya Usai UU APBN Digugat ke MK Karena Anggaran MBG
• 1 jam lalubisnis.com
thumb
Tantangan Penyediaan Susu MBG Tersaji hingga ke Pelosok
• 13 jam lalukompas.id
thumb
Hampir Sebulan Terduga Pelaku TPPO Bebas, Polres Sikka Disorot 
• 1 jam lalukompas.id
thumb
Panen Hujatan! Sebut Paspor Indonesia Lemah, Alumni LPDP Dwi Sasetyaningtyas Disemprot Netizen: “Lintah Pajak!”
• 4 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.