Jakarta (ANTARA) - Jajaran TNI AL melalui Komando Armada Republik Indonesia (Koarmada RI) mempersiapkan pasukan untuk dikirimkan dalam misi perdamaian di Gaza, Palestina.
Persiapan pasukan itu digelar dalam apel pasukan yang digelar di Kolinlamil Jakarta Utara, Rabu (18/2).
Kepala Dinas Penerangan Koarmada RI Kolonel Laut (P) Wishnu Ardiansyah saat dikonfirmasi ANTARA di Jakarta, Kamis, mengatakan apel ini digelar untuk memastikan seluruh unsur pasukan yang akan dikirim dalam keadaan siap.
Dalam apel tersebut TNI AL menghadirkan 55 personel kesehatan, pasukan Denjaka dan pasukan penyelam.
TNI AL juga menghadirkan kapal Bantu Rumah Sakit (BRS) yakni KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat-992 (RJW-992).
Walau sudah menggelar apel, pihak Koarmada RI belum bisa memastikan kapan pasukan tersebut akan berangkat ke Gaza.
"Belum ada kepastian berangkat, apel ini untuk kesiapan saja," kata Wishnu.
Wishnu juga belum bisa memastikan berapa kapal yang akan dikirimkan TNI AL dalam misi perdamaian ini.
"Kemungkinan lebih dari satu kapal karena perkiraan pasukannya banyak," terang dia.
Persiapan pasukan itu digelar dalam apel pasukan yang digelar di Kolinlamil Jakarta Utara, Rabu (18/2).
Kepala Dinas Penerangan Koarmada RI Kolonel Laut (P) Wishnu Ardiansyah saat dikonfirmasi ANTARA di Jakarta, Kamis, mengatakan apel ini digelar untuk memastikan seluruh unsur pasukan yang akan dikirim dalam keadaan siap.
Dalam apel tersebut TNI AL menghadirkan 55 personel kesehatan, pasukan Denjaka dan pasukan penyelam.
TNI AL juga menghadirkan kapal Bantu Rumah Sakit (BRS) yakni KRI dr. Radjiman Wedyodiningrat-992 (RJW-992).
Walau sudah menggelar apel, pihak Koarmada RI belum bisa memastikan kapan pasukan tersebut akan berangkat ke Gaza.
"Belum ada kepastian berangkat, apel ini untuk kesiapan saja," kata Wishnu.
Wishnu juga belum bisa memastikan berapa kapal yang akan dikirimkan TNI AL dalam misi perdamaian ini.
"Kemungkinan lebih dari satu kapal karena perkiraan pasukannya banyak," terang dia.





