Prabowo: Kami Ingin Amerika Serikat Jadi Mitra Strategis Jangka Panjang

disway.id
13 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID-- Presiden RI Prabowo Subianto mengungkapkan keinginannya agar Amerika Serikat menjadi mitra strategis jangka panjang.

"Kami ingin Amerika Serikat menjadi mitra strategis jangka panjang. Saya menutup dengan harapan bahwa hubungan Indonesia dan Amerika Serikat akan terus berkembang. Mari kita sejahtera bersama. Win-win. Semua pihak mendapat manfaat," kata Prabowo dalam forum Business Summit yang digelar di US Chamber of Commerce, Washington DC, Rabu, 18 Februari 2026 waktu setempat.

BACA JUGA:Kereta Manahan Rute Solo Balapan-Gambir Sediakan Layanan Kelas Panoramic Mulai Hari ini, Cek Cara Pesannya

BACA JUGA:Lewat 'Surat Cinta untuk DPR', DMFI Tekan Pemerintah Segera Sahkan RUU Perlindungan Hewan

Untuk itu, ia mengajak para pengusaha AS untuk bermitra serius dengan Indonesia. Indonesia membutuhkan mitra dalam upaya modernisasi dan industrialisasi.

"Kita mencari mitra yang serius dan berjangka panjang, mitra yang akan bekerja bersama kita, menumbuhkan ekonomi bersama, dan saling menguntungkan. Kami berharap dapat menemukan mitra yang siap bergabung dalam upaya berkelanjutan kami untuk modernisasi dan industrialisasi negara saya," ujar dia.

Ia mengatakan sovereign wealth fund yang baru dibentuk Indonesia, yaitu Danantara, saat ini sedang menjalankan berbagai proyek hilirisasi.

BACA JUGA:Prabowo Saksikan Penanda Tanganan 11 MoU Senilai USD 38,4 Miliar, Hilirisasi hingga Semikonduktor

BACA JUGA:Liverpool Disarankan Abaikan Bintang Real Madrid, Jarrod Bowen Dinilai Pengganti Ideal Mohamed Salah

"Kami terus maju dengan pengolahan industri hilir. Dan saya pikir Danantara akan menjadi mesin kunci untuk langkah ini. Misalnya, kami baru saja memulai 18 proyek baru, pengolahan hilir pada tahun ini," jelas Prabowo.

Prabowo mengatakan, Danantara mampu menjadi mitra utama bagi perusahaan maupun investor di sektor industri.

"Saya pikir bagi perusahaan Amerika, Indonesia tidak hanya akan menjadi pasar yang menarik, tetapi kami juga berharap bahwa Indonesia akan digunakan sebagai basis produksi. Indonesia dapat dilihat sebagai mitra strategis yang baik untuk kawasan ini," ucapnya.

Ia pun menerangkan bahwa fundamental ekonomi Indonesia kuat. Pertumbuhan ekonomi stabil di atas 5 persen. Inflasi terkendali.

BACA JUGA:Genjot Serapan Aspirasi, Cianjur Buat Program Rembug Warga di 100 Desa

BACA JUGA:Perkuat Sistem Kelistrikan Aceh Selatan, PLN Operasikan SUTT dan GI 150 kV Blangpidie-Tapak Tuan

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kasus Produk Kecantikan: Richard Lee Diperiksa Lagi, Doktif Bawa Barang Bukti ke Penyidik
• 5 jam lalukompas.tv
thumb
Cassandra Lee Spill Parfum yang Membuatnya Percaya Diri untuk Gaya Hidup Aktif Sebagai Gen Z, Intip Yuk Beauty!
• 3 jam laluherstory.co.id
thumb
Pesawat Pelita Air Jatuh di Nunukan, TNI Bergerak Cepat Laksanakan Evakuasi
• 9 jam lalutvrinews.com
thumb
BI Jember Siagakan 31 Titik Penukaran Resmi, Rp1,93 Triliun Disiapkan untuk Amankan Peredaran Uang Lebaran 2026
• 11 jam lalurealita.co
thumb
Kasus Dugaan Penghinaan Suku Toraja, Admin Kanal Pandji Pragiwaksono Diperiksa Bareskrim
• 11 jam laluokezone.com
Berhasil disimpan.