Pesawat Pelita Air Jatuh di Nunukan, TNI Bergerak Cepat Laksanakan Evakuasi

tvrinews.com
3 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Ricardo Julio

TVRINews, Nunukan

TNI melalui Satgas Pengamanan Perbatasan RI–Malaysia Yonarmed 4/Prh bersama unsur Komando Distrik Militer Nunukan bergerak cepat melaksanakan respons tanggap darurat pasca terjadinya kecelakaan pesawat milik PT Pelita Air Service di wilayah pegunungan Pabetung Remayo, Kecamatan Krayan Timur, Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara, Kamis, 19 Februari 2026.

Pesawat dengan call sign PK-PAA jenis Air Tractor AT802 tersebut diketahui melaksanakan penerbangan charter pengangkutan bahan bakar minyak (BBM) untuk kebutuhan operasional PT Pertamina (Persero) dengan rute Tarakan — Long Bawan — Tarakan. Berdasarkan data penerbangan, pesawat lepas landas dari Bandara Juwata Tarakan pada pukul 10.15 WITA dan mendarat di Bandara Yuvai Semaring Long Bawan pada pukul 11.10 WITA.

Setelah menyelesaikan misi pengantaran logistik, pesawat kembali lepas landas dari Bandara Yuvai Semaring Long Bawan pada pukul 12.10 WITA dalam kondisi kosong atau tanpa muatan BBM, dengan hanya membawa satu orang pilot. Sekitar pukul 12.20 WITA, pesawat dilaporkan mengalami kecelakaan di kawasan pegunungan Pabetung Remayo, wilayah Krayan Timur.

Sebanyak 21 personel tim evakuasi yang dipimpin langsung oleh Wakil Komandan Satgas Pamtas RI–Malaysia Yonarmed 4/Prh diterjunkan ke lokasi untuk melaksanakan pencarian, evakuasi korban, serta pengamanan area di sekitar titik jatuhnya pesawat. Berdasarkan hasil temuan di lapangan, kondisi pesawat ditemukan dalam keadaan rusak parah dan terbakar.

Tim evakuasi menemukan satu orang pilot dalam kondisi meninggal dunia. Selanjutnya, personel gabungan terus melaksanakan upaya pencarian terhadap black box atau kotak hitam pesawat serta material lainnya guna mendukung proses investigasi lebih lanjut mengenai penyebab pasti kecelakaan tersebut.

Hingga saat ini, pihak TNI bersama aparat terkait tetap bersiaga di lokasi kejadian untuk memastikan proses evakuasi berjalan aman dan lancar, sekaligus membantu kelancaran investigasi yang akan dilakukan oleh instansi berwenang.

Editor: Redaksi TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Perkuat Sistem Kelistrikan Aceh Selatan, PLN Operasikan SUTT dan GI 150 kV Blangpidie-Tapak Tuan
• 6 jam lalutvonenews.com
thumb
Hujan Tak Surutkan Ribuan Jemaah Salat Tarawih Perdana di Masjid Al Akbar Surabaya
• 23 jam lalurctiplus.com
thumb
Anggaran Tak Memadai, Program Gentengisasi Masih Dikaji untuk Hunian Tetap Bencana Sumatera
• 22 jam laluidxchannel.com
thumb
Kepala BNN: Filosofi Layanan Masyarakat Adalah Pemegang Kedaulatan
• 9 jam lalukumparan.com
thumb
Asap Muncul di Istiqlal Saat Tarawih Perdana 2026, Damkar Dikerahkan
• 19 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.