Kelana Swara Ambarrukmo (KSA), intellectual property di bawah naungan Ambarrukmo Group, meluncurkan album musik terbarunya bertajuk Sojourn dengan pendekatan berbeda. Album ini tidak hanya diperkenalkan sebagai karya audio, tetapi juga sebagai medium pengalaman dalam kegiatan wellness yang terbuka untuk publik.
Peluncuran Sojourn dikemas lewat acara “Soundscape of Serenity” yang digelar di DeLoano Glamping, Perbukitan Menoreh, Kulon Progo. Kegiatan ini diikuti sekitar 35 peserta dan memadukan musik dengan rangkaian aktivitas kebugaran dan refleksi diri.
Brand Manager Ambarrukmo, Laili Apriliyani, mengatakan konsep wellness dipilih untuk memperluas cara publik berinteraksi dengan karya musik Kelana Swara Ambarrukmo.
“Acara kali ini kita mengemas musik dari Kelana Swara Ambarrukmo ini dengan acara wellness. Nah, untuk next-nya paket ini atau acara ini memang kita akan jadikan package yang bisa dijual di hotel-hotel Ambarrukmo,” kata Laili, Sabtu (7/2).
Dalam kegiatan tersebut, trek-trek dari album Sojourn digunakan sebagai elemen utama dalam sesi sound meditation. Peserta mengikuti sejumlah aktivitas, mulai dari mindful eating, grounding, meditasi berbasis suara, hingga art therapy yang dirangkai dalam satu alur kegiatan.
Laili menjelaskan, Sojourn sejak awal dirancang agar dapat digunakan sebagai medium pengalaman, bukan sekadar untuk didengarkan secara individual.
Kolaborasi Lintas Sektor
Pelaksanaan “Soundscape of Serenity” melibatkan kolaborasi dengan Badan Otorita Borobudur sebagai penyedia lokasi, serta Remen Jawi sebagai pengonsep dan pelaksana program wellness.
“Paket ini menjadi menarik karena kita berkolaborasi dengan Remen Jawi dan dengan Badan Otoritas Borobudur dengan suasana yang sangat, bisa dibilang tenang ini ya, di lokasi yang sangat bagus. Kemudian juga teman-teman Remen Jawi mengemas package ini dengan sangat spesial,” ujar Laili.
Sejumlah praktisi di bidang meditasi, journaling, dan art healing turut terlibat dalam rangkaian kegiatan tersebut.
Regina, peserta asal Solo, menyebut kegiatan ini memberinya ruang untuk berhenti sejenak dari rutinitas.
“Berhenti sejenak untuk meditasi itu sangat diperlukan karena di situ saatnya berpikir, menenangkan diri, refleksi, seperti itu. Sehingga penting sekali untuk untuk dilakukan dan banyak dicari ya terutama oleh gen Z dan mungkin millennial,” katanya.
Peserta lain, Jacinta Novianti, menilai suasana alam turut memperkuat pengalaman mendengarkan album Sojourn.
“Jujur menikmati banget, apalagi didukung sama emang kita di alam juga kan. Jadi ngerasa pas, juga ngerasa cocok sih dengan lagu yang di situ dan juga di alam.
Apalagi nanti katanya kalau mau di hotel-hotel juga menurut aku tuh cocok banget sih buat nanti pelanggan-pelanggan hotel begitu,” kata Jacinta.
Album Sojourn kini tersedia di sejumlah platform musik digital, termasuk Spotify, Bandcamp, dan YouTube.




/https%3A%2F%2Fcdn-dam.kompas.id%2Fphoto%2Fori%2F2021%2F11%2F28%2Fa54d28c7-8ed9-4769-87ee-7aaad2a2df33.jpeg)