Di kalangan pencinta kuliner, nama pisang goreng madu dari Titik Desa sepertinya sudah tidak asing lagi. Cukup ketik “pisang goreng madu Cibubur” di media sosial, nama kedai ini hampir selalu muncul di deretan rekomendasi.
Karena penasaran, kumparanFOOD pun akhirnya mampir ke kedainya yang berada di kawasan Cibubur tersebut. Lokasinya tidak jauh dari jalan utama, jadi mudah ditemukan tanpa perlu berputar-putar mencarinya.
Sesampainya di sana, suasana sekitarnya terasa cukup rimbun dan asri. Area parkirnya juga lumayan luas, sehingga pengunjung tidak perlu khawatir soal tempat kendaraan.
Begitu masuk ke dalam, ruangannya memang tidak terlalu besar. Dari pintu, pengunjung sudah bisa langsung melihat para staf sibuk menyiapkan pesanan.
Area duduk indoor hanya tersedia di sisi kanan dengan dua meja kecil, sementara di sisi kiri ada beberapa kursi tambahan. Sedangkan, di area outdoor, juga tersedia meja dan kursi yang bisa jadi pilihan buat pengunjung yang ingin menikmati camilan sambil duduk dan berbincang. Karena ruangannya terbatas, tempat ini memang lebih cocok untuk takeaway, bukan untuk duduk lama.
Meski cukup ramai, antreannya cukup cepat. Stafnya juga ramah dan sigap menjelaskan menu yang tersedia. Untuk menu, mereka punya dua menu andalan, yaitu pisang madu asli dan pisang wangsa. Bedanya hanya di baluran luarnya saja, di mana pisang wangsa disiram dengan lelehan butter Wijsman, yang wanginya cukup kuat dan bikin aromanya makin menggoda.
kumparanFOOD memesan keduanya. Bahkan sejak masih antre, aroma butter-nya sudah tercium jelas dan bikin makin lapar. Untuk penyajiannya pun nggak terlalu lama karena mereka menggoreng dalam jumlah banyak sekaligus.
Ukuran pisangnya juga seragam, tidak terlalu besar, kira-kira sepanjang jari. Pilihan porsinya ada dua macam, yaitu sedang dan besar. Untuk porsi sedang berisi sekitar 13-15 potong, sementara porsi besar bisa mencapai 28-30 potong.
Soal rasa, manisnya tidak berlebihan karena mengandalkan gula alami dari pisang raja madu. Justru yang dominan adalah rasa gurih dari butter-nya. Teksturnya juga pas, bagian luar garing dan renyah, sementara bagian dalamnya tetap lembut dan legit saat digigit.
Menariknya lagi, staf di sini cukup ramah dan membolehkan pengunjung yang ingin mengambil foto atau video. Menurut mereka, kedai ini hampir selalu ramai. Saat akhir pekan, pisang yang digoreng bahkan bisa mencapai 200-300 kilogram per hari, dan mereka bisa menghabiskan lebih dari 100 kilogram tepung.
“Bahkan pernah sampai setengah ton (pisang),” kata sang staff kepada kumaranFOOD.
Selain pisang goreng, tersedia juga beberapa jajanan tradisional lainnya seperti lemper, kue lapis, dan wingko. Untuk minuman, pilihannya cukup lengkap, mulai dari kopi hingga susu.
Menu minuman andalan mereka adalah es kopi susu desa dan es kopi susu gula aren. Es kopi susu desa punya tambahan madu, sehingga rasanya lebih manis dan creamy, dengan perpaduan biji kopi 50 persen arabika dan 50 persen robusta.
Meski belum genap setahun beroperasi, mereka juga telah membuka cabang baru di kawasan Kota Wisata Cibubur. Buat kamu yang sedang lewat Cibubur dan ingin camilan hangat yang renyah sekaligus wangi butter, pisang goreng madu dari Titik Desa ini bisa jadi pilihan menarik untuk dicoba.
Gimana, tertarik untuk mencobanya?
Titik Desa
Lokasi: Jl. Danau Cibubur Asri IV No.Kav 104, RT.05/RW.09, Harjamukti, Kec. Cimanggis, Kota Depok, Jawa Barat 16454
Jam: 11.00-15.00 WIB




