JAKARTA, DISWAY.ID-- Presiden RI Prabowo Subianto menekankan bahwa Amerika Serikat memiliki peran penting untuk Indonesia dalam mendukung perjuangan kemerdekaan Indonesia pada periode 1945–1949.
Presiden menyebut dukungan tersebut sebagai fondasi moral dalam hubungan bilateral kedua negara.
BACA JUGA:Erick Thohir Soroti Peran Paralympic Training Center Usai Sukses ASEAN Para Games 2025
BACA JUGA:Ini Alasan Sahroni Dipilih Lagi Jadi Wakil Ketua Komisi III
“Indonesia akan selalu mengingat peran yang dimainkan Amerika Serikat dalam sejarah kami. Amerika Serikat berperan penting dalam mendukung perjuangan kemerdekaan kami,” kata Presiden dalam Gala Iftar Dinner Business Summit di U.S. Chamber of Commerce, Washington DC, pada Rabu, 18 Februari 2026.
Meski Indonesia memiliki tradisi politik luar negeri non-blok, Presiden Prabowo menegaskan bahwa hal tersebut tidak mengurangi komitmen Indonesia terhadap persahabatan dengan Amerika Serikat maupun negara-negara besar lainnya.
BACA JUGA:Eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik Disidang Etik, Kompolnas: Potensi PTDH Sangat Besar
BACA JUGA:Prabowo Paparkan Strategi Jaga Pertumbuhan, Tegas Lawan Kartel
Menurutnya, Indonesia menghormati semua kekuatan besar dan berupaya menjadi jembatan serta honest broker di tengah dinamika global.
“Kami selalu ingin melihat kehadiran Amerika yang kuat di Indonesia. Kami selalu mencoba meyakinkan Amerika Serikat bahwa Indonesia adalah sahabat sejati, meskipun mungkin secara politik kita memiliki tradisi non-blok” tegas Presiden.
Prabowo juga menilai dunia saat ini membutuhkan kolaborasi dan kerja sama yang lebih erat di tengah tantangan global yang semakin kompleks.
Presiden turut menyambut baik upaya kepemimpinan Amerika Serikat dalam menciptakan iklim perdamaian global.
BACA JUGA:Jadwal Bioskop Trans TV Spesial Ramadhan 19 Februari 2026 Lengkap Sinopsis, Nonton Aksi Iko Uwais Usai Tarawih
BACA JUGA:Ditutup Menguat, Analis Makin Optimis! Ini Rekomendasi Pasar Saham Hari Ini
“Saya melihat ada kemauan besar dari para pemimpin Amerika Serikat saat ini untuk menciptakan iklim perdamaian. Mungkin ini tidak memuaskan semua pihak, tetapi setidaknya kita harus mencoba,” ujar Presiden.
- 1
- 2
- »





