Penumpang Boleh Buka Puasa di KRL, Simak Syarat yang Harus Dipatuhi

katadata.co.id
8 jam lalu
Cover Berita

PT KAI Commuter Indonesia (KCI) resmi memperbolehkan penumpang Commuter Line atau KRL untuk berbuka puasa di dalam kereta selama Ramadhan 1447 Hijriah. Kebijakan ini diterapkan sebagai bentuk kelonggaran bagi pengguna yang masih berada dalam perjalanan ketika waktu magrib tiba.

Mobilitas masyarakat selama Ramadhan tetap tinggi, terutama pada jam pulang kerja. Tidak sedikit pengguna yang masih berada di dalam rangkaian kereta saat azan magrib berkumandang. Untuk menjawab kebutuhan tersebut, operator memastikan bahwa penumpang boleh buka puasa di KRL dengan sejumlah syarat yang harus dipatuhi demi menjaga kenyamanan bersama.

Kebijakan ini sekaligus menunjukkan penyesuaian layanan transportasi publik terhadap kebutuhan ibadah masyarakat, tanpa mengabaikan aspek keselamatan, kebersihan, dan ketertiban.

Penumpang Boleh Buka Puasa di KRL Selama Ramadhan 1447 H

VP Corporate Secretary KAI Commuter Karina Amanda menjelaskan bahwa pengguna dipersilakan untuk membatalkan puasa dengan makanan dan minuman ringan saat waktu berbuka tiba.

Dalam keterangan resmi yang disampaikan pada Rabu (18/2), Karina mengimbau agar penumpang tidak membawa makanan berat ketika berbuka puasa di dalam kereta. Penumpang boleh buka puasa di KRL selama konsumsi dilakukan secara sederhana dan tidak berlebihan.

“Untuk berbuka puasa di dalam Commuter Line, pengguna diimbau untuk berbuka dengan makanan dan minuman ringan secara tidak berlebihan, serta menghindari makanan atau minuman yang berbau menyengat demi kenyamanan bersama,” jelas Karina.

Artinya, penumpang boleh buka puasa di KRL sebatas untuk membatalkan puasa, bukan untuk menyantap hidangan utama di dalam gerbong.

Syarat yang Harus Dipatuhi Penumpang Saat Berbuka di KRL

Agar kebijakan ini berjalan tertib, KAI Commuter menetapkan sejumlah ketentuan teknis. Penumpang boleh buka puasa di KRL dengan memenuhi aturan berikut:

  1. Mengonsumsi makanan dan minuman ringan: Jenis makanan yang diperbolehkan adalah yang praktis dan sederhana seperti air mineral, kurma, atau camilan kering. Tujuannya untuk sekadar membatalkan puasa sebelum melanjutkan makan utama di tempat tujuan.
  2. Tidak membawa makanan berat atau berkuah:Makanan seperti nasi lengkap dengan lauk, makanan bersaus, atau berkuah tidak diperkenankan dikonsumsi di dalam kereta karena berisiko tumpah dan mengotori fasilitas.
  3. Menghindari makanan beraroma menyengat: Aroma kuat dapat mengganggu kenyamanan penumpang lain, terutama dalam ruang tertutup dan padat seperti gerbong KRL.
  4. Tidak makan secara berlebihan: Konsumsi dilakukan secukupnya dan tidak memerlukan waktu lama agar tidak mengganggu mobilitas penumpang lain.
  5. Menjaga kebersihan dan membawa kembali sampah: Sampah bekas kemasan makanan dan minuman harus dibawa hingga dapat dibuang di tempat sampah yang tersedia di stasiun tujuan.
  6. Tidak menghalangi arus penumpang: Penumpang tetap wajib menjaga posisi agar tidak mengganggu keluar-masuk penumpang di pintu kereta.
  7. Mematuhi arahan petugas: Petugas berwenang memberikan himbauan tambahan apabila diperlukan demi menjaga ketertiban.

Ketentuan tersebut diterapkan agar penumpang boleh buka puasa di KRL tanpa mengurangi standar kebersihan dan kenyamanan transportasi publik.

Petugas Akan Menginformasikan Waktu Berbuka

Untuk membantu penumpang, petugas KRL akan menginformasikan waktu berbuka puasa baik melalui pengumuman di dalam kereta maupun di area stasiun. Dengan demikian, penumpang boleh buka puasa di KRL secara tepat waktu.

Selain itu, tersedia fasilitas water station atau dispenser air minum gratis di sejumlah stasiun. Pengguna dapat memanfaatkan fasilitas tersebut dengan membawa botol minum pribadi (tumbler). Kehadiran fasilitas ini menjadi bentuk dukungan dari pihak KAI selama Ramadhan.

Operasional KRL Tetap Normal Selama Ramadhan

KAI Commuter memastikan operasional perjalanan tetap berjalan normal selama Ramadhan 1447 H. Kebijakan penumpang boleh buka puasa di KRL tidak mengubah jadwal layanan.

Untuk wilayah Jabodetabek, KCI mengoperasikan 1.065 perjalanan setiap hari mulai pukul 04.00 hingga 24.00 WIB.

  • KRL Bandara Soekarno-Hatta (Basoetta) melayani 70 perjalanan per hari.
  • KRL Merak melayani 14 perjalanan per hari.
  • KRL Yogyakarta–Palur melayani 27 perjalanan per hari.
  • KRL Prameks melayani 10 perjalanan per hari.

Dengan operasional yang tetap normal, penumpang boleh buka puasa di KRL tanpa khawatir terhadap pengurangan frekuensi perjalanan.

Tips Buka Puasa di Dalam Transportasi Publik

Berbuka puasa di dalam transportasi publik memerlukan persiapan agar tetap nyaman dan tidak mengganggu pengguna lain. Berikut beberapa tips yang dapat diterapkan saat buka puasa di KRL atau moda transportasi publik lainnya:

  1. Siapkan makanan berbuka sejak sebelum berangkat.
    Membawa kurma dan air minum dalam kemasan kecil akan memudahkan saat waktu berbuka tiba.
  2. Gunakan kemasan praktis dan tertutup.
    Hindari wadah terbuka yang berpotensi tumpah ketika kendaraan berhenti mendadak.
  3. Buka makanan secukupnya.
    Tidak perlu membuka seluruh bekal sekaligus. Konsumsi secukupnya untuk membatalkan puasa.
  4. Simpan sampah dalam tas pribadi.
    Gunakan kantong kecil untuk menampung sampah sementara hingga menemukan tempat sampah.
  5. Perhatikan keselamatan diri.
    Pastikan tetap berpegangan jika berdiri dan tidak terlalu fokus pada makanan hingga mengabaikan keselamatan.
  6. Pilih posisi yang tidak menghalangi penumpang lain.
    Hindari berbuka di dekat pintu atau jalur keluar-masuk.

PT KAI Commuter Indonesia memperbolehkan penumpang boleh buka puasa di KRL selama Ramadhan 1447 H sebagai bentuk toleransi dan dukungan terhadap ibadah umat Muslim. Penumpang diperkenankan mengkonsumsi makanan dan minuman ringan saat waktu berbuka, dengan tetap mematuhi aturan yang berlaku.

Kebijakan ini disertai himbauan menjaga kebersihan, menghindari makanan berat dan beraroma menyengat, serta membawa kembali sampah hingga stasiun tujuan. Operasional KRL di berbagai wilayah tetap berjalan normal selama Ramadhan.

Dengan kepatuhan terhadap ketentuan yang telah ditetapkan, penumpang boleh buka puasa di KRL secara tertib, nyaman, dan tetap menghormati pengguna lainnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Gaza dan Ujian Independensi Diplomasi Indonesia
• 7 jam lalukumparan.com
thumb
ManageEngine Perkenalkan Teknologi AI untuk Percepat Pemulihan Gangguan TI
• 15 jam lalukatadata.co.id
thumb
Google I/O Digelar 19-20 Mei, Siap Umumkan Update Gemini hingga Kacamata Pintar
• 14 jam lalukumparan.com
thumb
Andrew Jung: Sulit Menang Kalau 10 vs 11
• 11 jam lalukumparan.com
thumb
Bansos Korban Bencana Sumatera Rp 1,8 T, Gus Ipul: Untuk 1,7 Juta KPM
• 18 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.