Emiten INDS Bidik Ekspansi Domestik hingga Ekspor ke Timur Tengah

metrotvnews.com
9 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Emiten suku cadang otomotif PT Indospring Tbk (INDS) mulai memanen potensi pertumbuhan baru dari lini bisnis fastener (U-Bolt) yang resmi diproduksi secara komersial sejak 2025. Produk ini diproyeksikan menjadi salah satu pilar utama pertumbuhan perseroan dalam beberapa tahun ke depan, seiring strategi diversifikasi pasar dan ekspansi global.
 
Direktur INDS Bob Budiono menjelaskan, pada tahap awal perseroan memfokuskan pemasaran fastener ke segmen aftermarket otomotif, sambil tetap membuka peluang investasi lanjutan untuk pengembangan fastener non-otomotif sebagai langkah diversifikasi risiko usaha.
 
"Tahun ini fokus kami masih aftermarket. Namun, kami juga menyiapkan opsi ekspansi ke fastener non-otomotif. Targetnya, Indospring bisa masuk tiga besar pemain fastener di pasar domestik dan menjadikan lini ini sebagai motor pertumbuhan jangka panjang," kata Bob dalam keterangan tertulis, Kamis, 19 Februari 2026.
 
Menurut Bob, pabrik fastener Indospring kini telah beroperasi penuh, melengkapi portofolio bisnis perseroan yang sebelumnya didominasi oleh pegas daun, pegas keong, serta komponen sistem pengereman. Dengan kapasitas produksi yang telah stabil, perseroan mulai mengarahkan strategi pada penguatan pasar ekspor.
  Baca juga: Kejar Target Surplus Neraca Perdagangan, Pemerintah Dorong Percepatan Ekspor   Bidik ekspor ke kawasan Timur Tengah  
Untuk 2026, Indospring membidik ekspor ke kawasan Timur Tengah, khususnya UAE dan Uzbekistan, serta pasar Amerika Serikat. Pemilihan wilayah tersebut didasarkan pada kesamaan spesifikasi kendaraan dengan Indonesia, terutama dominasi truk merek Jepang yang menggunakan model dan standar teknis serupa.
 
"Karakteristik pasar Timur Tengah dan Asia Tengah memberikan peluang pertumbuhan yang menarik, sejalan dengan strategi INDS dalam memperluas basis pendapatan dan mengurangi ketergantungan pada pasar domestik," papar Bob.
 
Dengan ekspansi ini, Indospring optimistis lini fastener akan berkontribusi signifikan terhadap kinerja keuangan perseroan dalam jangka menengah hingga panjang.


(Gerbang masuk pabrik Indospring. Foto: dok Ajaib)
  Cetak penjualan Rp2,46 triliun  
Hingga kuartal III-2025, INDS mencatat penjualan bersih sebesar Rp2,46 triliun, mencerminkan permintaan yang solid baik dari pasar dalam negeri maupun luar negeri. Tren pertumbuhan ini turut memperkuat optimisme perseroan menghadapi tahun mendatang.
Perseroan juga melihat prospek positif dari industri otomotif nasional.
 
Berdasarkan data Gaikindo, penjualan mobil pada 2026 diperkirakan mencapai 850 ribu unit, naik sekitar 5,4 persen dibandingkan realisasi 2025 yang sebesar 803.687 unit. Kenaikan ini diyakini akan memberikan dampak positif terhadap permintaan komponen kendaraan.
 
"Dengan fokus ekspansi ke Timur Tengah, pengembangan produk domestik, serta diversifikasi portofolio, Indospring optimistis dapat mempertahankan momentum pertumbuhan sekaligus mengukuhkan posisi di industri komponen otomotif, baik di pasar lokal maupun global," yakin Bob.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Saham Sawit Dapat Berkah Ramadan dan Tarif AS, JARR-BWPT Layak Dilirik?
• 16 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Polda Metro Imbau Ormas di Jakarta Tak Lakukan Sweeping ke Rumah Makan Selama Ramadan
• 4 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Penampakan Lokasi Jatuhnya Pesawat Pelita Air Angkut BBM di Nunukan, Tinggal Puing!
• 7 jam lalukompas.tv
thumb
Bolehkah Menghirup Inhaler saat Puasa? Begini Penjelasan Ustaz Abdul Somad
• 23 jam lalutvonenews.com
thumb
GT World Challenge Asia 2026 Kembali Digelar di Sirkuit Mandalika
• 11 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.