Bos Pan Brother (PBRX) Buka Suara Soal MoU dengan Perusahaan AS Ravel

bisnis.com
4 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA – Emiten tekstil dan garmen, PT Pan Brothers Tbk. (PBRX) menjadi salah satu perusahaan asal Indonesia yang menandatangani kerja sama nota kesepahaman (MoU) dengan perusahaan asal Amerika Serikat (AS) di sel-sela acara kunjungan Presiden Indonesia Prabowo Subianto ke AS pada Rabu (18/2/2026) malam waktu setempat.

Vice President Director Pan Brothers Anne Patricia Susanto menjelaskan MoU yang diteken perusahaan dengan Ravel Holding Inc. meliputi kerja sama pemanfaatan worn clothing yang telah di-shredded di negara asal untuk kemudian dikelola dan di-recycle menjadi serat (recycled fiber) di Indonesia.

"Kerja sama ini bukan dalam bentuk impor pakaian bekas utuh untuk diperjualbelikan di pasar domestik," kata Anne saat dihubungi Bisnis, Kamis (19/2/2026).

Anne menjelaskan bahwa permintaan awal dari pihak Amerika Serikat agar Indonesia menampung worn clothing tidak dapat dipenuhi, sehingga disepakati jalan tengah berupa proses penghancuran (shredding) dilakukan di sana.

Selanjutnya, material pakaian bekas pakai yang sudah dicacah di AS akan dimanfaatkan sebagai bahan baku industri daur ulang di Indonesia dalam kerangka investasi dan penguatan teknologi ekonomi sirkular.

Baca Juga : Prabowo Gandeng 11 Korporasi Raksasa AS Bawa Investasi Rp650 Triliun

Anne, yang juga merupakan Ketua Umum Asosiasi Garment dan Textile Indonesia (AGTI), menambahkan bahwa dalam skala lebih luas kerja sama yang dijalin perwakilan Indonesia dengan perusahaan AS juga dalam rangka memperkuat industri garmen dan tekstil nasional.

"Secara struktur industri dan dampak makro, penguatan pasokan kapas tetap menjadi fokus utama karena berdampak langsung terhadap daya saing industri garmen dan tekstil nasional secara keseluruhan," tandasnya.

Selain Pan Brothers, ada 10 MoU lainnya yang juga diteken dengan perwakilan AS. Dengan demikian, total ada 11 MoU yang dihasilkan dari gelaran Indonesa-US Business Summit. Total kerja sama tersebut mencapai US$38,4 miliar atau sekitar Rp650,07 triliun.

"Kami melihat kerja sama ini sebagai fondasi untuk memperkuat integrasi rantai pasok garmen dan tekstil, meningkatkan nilai tambah ekspor, serta mendorong daya saing global industri nasional," pungkasnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ada Karangan Bunga Wakil Wali Kota Tangsel di Lapangan Padel yang Disegel Satpol PP
• 8 jam lalukompas.com
thumb
Kuasa Hukum Sebut AKBP Didik Konsumsi Narkoba Sejak Tahun 2019: Sudah Ketergantungan
• 2 jam lalutvonenews.com
thumb
Puluhan Tokoh Ajukan Amicus Curiae Minta Tian Bahtiar Dibebaskan, Ada Pendiri AJI hingga Mantan Menteri
• 23 jam laluliputan6.com
thumb
Makanan-makanan Penyebab Bau Mulut, Hindari Selama Bulan Puasa!
• 12 jam lalukumparan.com
thumb
Kisah Punch Bayi Monyet yang Diterlantarkan Induknya
• 10 jam lalubeautynesia.id
Berhasil disimpan.