- Masjid Istiqlal mengusung tema "Ramadhan Hijau, Ramadhan Bersama" untuk mengurangi penumpukan sampah plastik selama Ramadhan 2026.
- Pengelola menyediakan konter khusus sampah plastik di pintu Al-Aziz, memberikan poin yang dapat ditukar dengan uang sebagai apresiasi.
- Kegiatan Ramadhan 2026 meliputi tarawih, buka puasa massal, Pasar Ramadhan UMKM, dan santunan untuk 2.026 anak yatim.
Suara.com - Ramadhan 2026 di Masjid Istiqlal tidak hanya diwarnai ribuan jemaah yang memadati salat tarawih dan buka puasa bersama setiap hari, tetapi juga penegasan komitmen lingkungan melalui tema “Ramadhan Hijau, Ramadhan Bersama”.
Pengelola mengintegrasikan kegiatan ibadah dan sosial dengan gerakan pengurangan sampah plastik di tengah lonjakan pengunjung yang bisa mencapai hampir 10.000 orang pada akhir pekan.
Kepala Bidang Sosial dan Pemberdayaan Umat Masjid Istiqlal, Abu Hurairah Abdul Salam, menegaskan bahwa tema tahun ini menjadi pembeda dibanding tahun-tahun sebelumnya.
“Hampir sama, cuman tahun ini tuh kami temanya itu Ramadhan hijau kan. Ramadhan hijau, Ramadhan bersama,” ujarnya dalam wawancara dengan suara.com, pada Kamis (19/2/2026).
Ia menjelaskan, fokus utama program tersebut adalah meminimalisir penumpukan sampah selama Ramadhan.
“Kami usahakan untuk tahun ini meminimalisir adanya tumpukan sampah. Jadi warga masyarakat yang datang berbuka di Istiqlal, tolong menyadari bahwasannya biar masjidnya ramai tapi tetap bersih,” kata Abu Hurairah.
Sebagai implementasi, pengelola menyediakan konter khusus pengumpulan sampah plastik di pintu Al-Aziz.
Jemaah yang menyerahkan botol minuman atau kemasan plastik akan mendapatkan poin sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi menjaga lingkungan. Kemudian dari poin tersebut dapat ditukar menjadi uang.
“Kalau sampah plastik, botol minuman, plastik-plastik, pembungkus, semua itu jangan dibuang. Itu menyerahkan di pintu Al-Aziz, nanti akan dapat poin dari situ,” jelasnya.
Baca Juga: Aturan Buka Puasa di Transportasi Umum, Penumpang Boleh Makan Ringan Selama Perjalanan
Kegiatan Selama Ramadhan 2026Selama Ramadan 2026, Masjid Istiqlal diisi rangkaian program keagamaan dan sosial, mulai dari salat tarawih berjemaah, buka puasa massal, pasar Ramadhan UMKM binaan, hingga santunan ribuan anak yatim binaan Masjid Istiqlal.
Selain tarawih yang telah dimulai sejak malam pertama Ramadhan, kegiatan rutin lain adalah penyediaan takjil dan nasi box setiap hari.
Program ini menjadi magnet bagi masyarakat, termasuk pekerja informal dan warga yang membutuhkan, karena terbuka untuk umum tanpa pendaftaran.
Di sektor pemberdayaan ekonomi, pengelola membuka Pasar Ramadhan di area depan masjid. UMKM binaan diberi ruang menjual produk kuliner, busana muslim seperti mukena dan baju koko, serta perlengkapan ibadah lainnya selama satu bulan penuh.
Program sosial lainnya adalah santunan bagi 2.026 anak yatim pada tahun ini, menyesuaikan angka tahun berjalan.
“Para anak yatim itu nanti kami berikan amplop Rp500.000 per anak, ditambah goodie bag,” ujar Abu Hurairah.
Setiap anak akan menerima bantuan uang tunai sebesar Rp500.000 serta paket goodie bag. Pengelola mengajak masyarakat dan instansi untuk berpartisipasi mendukung program tersebut.
Dalam pelaksanaannya, relawan dari kalangan pelajar dan remaja masjid diberdayakan untuk membantu distribusi makanan sekaligus menjaga ketertiban dan kebersihan.
Abu Hurairah berharap kemakmuran masjid selama Ramadhan tetap berjalan seiring dengan kesadaran menjaga kebersihan.
“Sangat senang kami pengelola masjid Istiqlal kalau masjid ini ramai, makmur. Tetapi keramaian, kemakmuran itu tidak membuat masjid menjadi jorok, kotor. Tetap bersih dengan kesadaran tingkat tinggi,” pungkasnya.
Reporter
Dinda Pramesti




