Penampilan Dony yang juga jebolan Persija Development terlihat konsisten bahkan bisa membuat Alan Cardozo tersingkir dari skuat Persija.
Pemain Tim Nasional Indonesia itu sendiri juga masih kesulitan menggeser posisi Dony. Bahkan sejak direkrut pada putaran kedua, Shayne hanya mencatatkan dua penampilan bahkan dua penampilan itu didapatkannya saat menggantikan peran Dony pada babak kedua. Total baru 19 menit ia catatkan di kompetisi BRI Super League 2025/26.
Shayne mengakui kehebatan Dony dan menegaskan ia tidak tegar untuk bersaing dengan mantan pemain Timnas U23 itu.
Baca Juga :
Souza Bersyukur, Persija Jakarta Bangkit dan Curi Poin di Markas Bali United"Sekali lagi sangat bagus ada pesaing hebat di posisi anda. Hal itu membuat saya lapar dan bersiap untuk bisa bersaing di posisi itu. Apalagi saya akui Dony juga pemain yang sangat bagus dan bertalenta," ujar Shayne.
Pemain yang pernah berkarier di Norwegia itu kemudian menjelaskan situasinya saat ini. Shayne mengakui masih butuh proses untuk kembali ke performa terbaik pasca sembuh dari cedera.
Karena itu, yang terpenting untuk Shayne Pattynama sekarang adalah fokus memberikan yang terbaik ketika mendapat kepercayaan tampil dari pelatih.
“Saya baru datang di sini (Persija Jakarta), saya juga baru saja sembuh dari cedera. Jadi, saya perlu tahap demi tahap. Saya telah absen selama 3-4 bulan, jadi saya perlu bertahap. Dan, Dony tampil sangat bagus,” ujar Shayne.
“Saya perlu menunjukkan kemampuan saya di pertandingan dan latihan. Jadi, itu normal untuk memiliki kompetisi (dengan Dony Tri),” imbuhnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ASM)





