Mitsubishi Motors resmi meluncurkan minibus terbaru bernama Versa, akan tetapi ini hanya dipasarkan di Filipina. Model ini dipasok oleh mitra dari sesama Jepang, yakni Nissan Motor, melalui skema original equipment manufacturer (OEM).
Dalam keterangan resminya, Mitsubishi menyebut Versa dirancang untuk memenuhi kebutuhan kendaraan komersial ringan.
Minibus ini juga diklaim dapat digunakan untuk berbagai aktivitas, mulai dari layanan antar-jemput hingga operasional usaha skala kecil dan menengah.
"Di Filipina, Versa akan dipasarkan berdampingan dengan model legendaris Mitsubishi L300," kata keterangan pers perusahaan, Kamis (19/2).
Baca Juga: Mitsubishi Tebar Diskon dan DP Ringan di IIMS 2026
Secara spesifikasi, Versa hadir dengan konfigurasi penggerak roda belakang (rear-wheel drive) dan lima baris kursi yang mampu menampung hingga 15 penumpang.
Di balik kapnya tersemat mesin turbo-diesel 2,5 liter yang menghasilkan tenaga maksimum 129 hp dan torsi puncak 356 Nm. Mesin tersebut dipadukan dengan transmisi manual 5 percepatan.
Untuk pasar Filipina, Mitsubishi membanderol Versa dengan harga mulai dari PHP 1.649.000 atau sekitar US$ 28.430 atau Rp481 juta.
Peluncuran Versa menjadi salah satu contoh terbaru dari perluasan kolaborasi produk dan teknologi antara Mitsubishi dan Nissan dalam kerangka aliansi global mereka.
"Kerja sama ini bertujuan menekan biaya pengembangan, memperluas jangkauan pasar, serta mengoptimalkan kapasitas produksi di berbagai wilayah," tulis Mitsubishi.
Selain Versa, kedua perusahaan juga tengah berkolaborasi dalam pengembangan dan produksi truk pikap generasi berikutnya, kendaraan mini, hingga kendaraan listrik.
Dalam beberapa waktu terakhir, Mitsubishi juga mulai memproduksi SUV plug-in hybrid Nissan Rogue untuk dipasarkan Nissan di Amerika Utara, serta truk pikap Nissan Navara untuk wilayah Oseania. Mitsubishi juga memproduksi model Livina yang dipasarkan Nissan, terutama di Filipina.
Ke depan, Mitsubishi dijadwalkan mulai menjual versi kendaraan listrik baterai (BEV) dari Nissan Leaf di Amerika Utara pada paruh kedua 2026, menandai babak baru kolaborasi elektrifikasi antara kedua pabrikan Jepang tersebut.





