Dorong Pemerataan Siaran, TVRI Optimalkan Pemancar di Jayawijaya

tvrinews.com
2 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Redaksi TVRINews

TVRINews, Jakarta

Lembaga Penyiaran Publik Televisi Republik Indonesia (LPP TVRI) terus berkomitmen memperkuat infrastruktur penyiaran di Provinsi Papua Pegunungan, khususnya di Kabupaten Jayawijaya. Salah satunya dengan mengoptimalkan pemancar di daerah tersebut dalam rangka pemerataan siaran TVRI di seluruh kawasan Papua Pegunungan. 

Direktur Utama LPP TVRI, Iman Brotoseno mengatakan, setelah analog switch off pada tahun 2022, pemancar TVRI di wilayah Papua Pegunungan tidak lagi beroperasi. Hal ini disebabkan karena TVRI masih menunggu kehadiran pemancar digital dari Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) yang masuk dalam skema Digitalization of Broadcasting System (DBS). 

“Proyek DBS tersebut masih tertunda, TVRI harus mencari solusi agar masyarakat Papua Pegunungan, khususnya Jayawijaya dapat kembali memperoleh akses informasi dan hiburan melalui televisi, setelah cukup lama hanya mengandalkan media sosial sebagai sumber informasi,” kata Iman ketika menerima audiensi Pemerintah Kabupaten Jayawijaya di LPP TVRI, Jakarta, Kamis 19 Februari 2026. 

Saat ini, jangkauan siaran TVRI secara nasional mencapai 75 persen. Artinya, masih ada 25 persen yang belum terjangkau khususnya di kawasan Tertinggal, Terdepan, Terluar (3T), salah satunya di Jayawijaya. 

Untuk itu, Iman menegaskan TVRI akan memastikan masyarakat di Papua Pegunungan menerima akses informasi melalui optimalisasi ini. Hal itu sejalan dengan arahan Presiden, Prabowo Subianto yang menegaskan pentingnya pemenuhan hak masyarakat untuk mendapatkan informasi yang benar dan akurat. 

“Presiden Prabowo juga menekankan peran strategis TVRI dalam menyampaikan informasi yang jujur, berlandaskan nilai-nilai Pancasila, serta menjaga persatuan bangsa dari ancaman hoaks,” kata Iman. 

Bupati Jayawijaya, Atenius Murip pun berharap pemancar digital dari Komdigi dapat segera diwujudkan. Dengan begitu, masyarakat di Jayawijaya bisa memperoleh informasi program pemerintah secara utuh dan bisa menyaksikan perhelatan global Piala Dunia 2026. 

“Kami berharap siaran TVRI bisa sampai ke seluruh lapisan masyarakat di Jayawijaya mengingat jangkauannya kini masih harus dioptimalkan, agar masyarakat di sana bisa memperoleh semua informasi terkait program pemerintah sampai Piala Dunia,” kata Atenius.

Editor: Redaksi TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Foto: Dorong Partisipasi Publik, BNN Resmikan Call Center 184
• 9 jam lalukumparan.com
thumb
Menag Kunjungan Gunakan Jet Pribadi Difasilitasi Oesman Sapta, Begini Respons Ketua KPK
• 23 jam lalukompas.tv
thumb
Imlek Kuda Api Booming, Ngopi Jadi Tradisi Wajib
• 7 jam lalutabloidbintang.com
thumb
DPRD Temukan Mayoritas RT/RW Tak Paham Tentang DTSEN, Pemkot Janji Sosialisasi Lewat Lurah-Camat
• 4 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Harga Cabai di Jakarta Tembus Rp90.000 per kilogram saat Awal Ramadan dan Imlek
• 10 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.