Mainkan Harga Bahan Pokok Saat Ramadhan dan Jelang Lebaran, Izin Pedagang Akan Dicabut 

kompas.id
11 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS - Satgas Sapu Bersih atau Saber Pelanggaran Harga, Keamanan dan Mutu Pangan Polda Metro Jaya mengecek harga dan ketersediaan bahan pokok di sejumlah pasar. Langkah ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan barang dan stabilitas harga di bulan Ramadhan menjelang Idul Fitri.

"Kami juga memeriksa apakah pedagang menjual produknya sesuai dengan harga eceran (HET) tertinggi dan harga acuan pemerintah (HAP) atau tidak," kata Kepala Subdirektorat (Kasubdit) 1 Perindustrian dan Perdagangan (Indag) Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Muh Ardila Amry, Kamis (19/2/2026).

Setiap harinya, menurut Ardila, ada 46 pasar yang akan diperiksa, baik itu pasar tradisional maupun modern. Di hari pertama Ramadhan, satgas saber melakukan pemeriksaan di Pasar Koja, Jakarta Utara.

Hasilnya, ketersediaan barang dan harga produk masih tergolong baik. Misalnya, untuk daging ayam, pedagang masih menjual dengan harga Rp 50.000 per ekor dengan berat 1,5 kilogram. "Itu masih di bawah HAP," kata Ardila.

Adapun untuk pasar lain akan terus dipantau. Jika ditemukan pedagang yang sengaja menjual barang di atas HET atau HAP tentu akan ditindak. Mulai dari teguran, sanksi administrasi hingga pencabutan izin usaha. "Bahkan di pasar ini (Koja) masih ditemukan pedagang yang tidak memiliki izin," katanya.

Baca JugaHarga Bahan Pokok Melonjak di Jatim, Cabai hingga Telur Lampaui HET

Kepala Biro Perencanaan, Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat Badan Pangan Nasional, Budi Waryanto menuturkan, peran dari setiap instansi sangat penting untuk memastikan rantai pasok dan kondisi komoditas tetap baik. Untuk ketersediaan, Budi menuturkan, beras dan minyak goreng masih cukup baik.

"Hasil pemantauan sejak tiga hari kemarin menunjukan ketersediaan bahan pokok cukup terjaga," katanya.

Situasi ini juga telah dikoordinasikan dengan Bulog. Memang ada komoditas yang harus terus dipantau, terutama cabai. Untuk saat ini masih terkendali, namun jika nanti ada indikasi kenaikan harga, pihaknya akan segera melakukan intervensi untuk mengambil cabai dari daerah produsen.

"Agar harga tetap terkendali, pemerintah akan menyubsidi biaya transportasi agar tidak ada lonjakan harga yang signifikan," ucapnya.

Dengan cara ini, harapannya transmisi dari pasar induk ke pasar tradisional dapat berlangsung dengan lancar. "Memang membutuhkan waktu satu sampai dua hari sejak intervensi dilakukan hingga harga (komoditas) akan turun dan kembali kepada situasi yang normal," katanya.

Baca JugaHarga Bahan Pokok Melambung Tinggi, Dirut Bulog Turun ke Pasar-pasar di Sumut

Jika dari stok dan harga sudah terjaga, risiko permainan dari spekulan-spekulan dapat dihindari. "Jika semua instrumen sudah bergerak harapannya harga dan kualitas komoditas dapat terjaga," kata Budi.

Sementara itu, Pemimpin Wilayah Perum Bulog Jakarta Banten Taufan Akib memastikan stok beras dan minyak goreng di wilayah DKI Jakarta dan Banten dalam kondisi aman. Untuk stok beras medium, Bulog Jakarta memiliki 223.000 ton. Jumlah tersebut cukup untuk memenuhi kebutuhan hingga satu tahun ke depan.

Apalagi, saat ini di beberapa daerah sentra produksi sedang memasuki musim panen sehingga tidak ada alasan untuk menaikan harga beras.

Adapun untuk stok minyak goreng, Bulog Jakarta masih menyimpan stok hingga 970.000 liter. Stok ini akan dikeluarkan jika terjadi gejolak harga di pasar.

Terkait harga, rata-rata harga minyak terutama Minyakita, masih dijual sesuai dengan HET, yakni Rp 15.700 per liter. Dia berharap tidak ada monopoli produk di pasar. Dengan demikian, saat ada pedagang yang sengaja menaikan harga, konsumen dapat berpindah ke pedagang lain yang menjual produk lebih murah.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Disnaker Kota Tangerang Buka Program OJT di AEON Alam Sutera, Sediakan 48 Kuota dan Sertifikasi BNSP
• 18 jam lalupantau.com
thumb
Kuasa Hukum Eks Kapolres Bima Kota Sebut Narkoba dalam Koper yang Disita Penyidik Tak Bertuan
• 1 jam lalukompas.tv
thumb
Pasutri yang Rampas Ayla dan Jerat Leher Korban di Tol Tangerang Ditangkap!
• 14 jam laludisway.id
thumb
Dalam Sekejap, Gudang Ban di Bintaro Tinggal Rangka dan Abu Usai Terbakar
• 23 jam lalukompas.com
thumb
Persija Jakarta Diterpa Kabar Buruk Jelang Menghadapi PSM Makassar: Sejumlah Pemain Absen Akibat Cedera hingga Akumulasi Kartu
• 10 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.