JEMBER (Realita)- Ombudsman Republik Indonesia resmi menempatkan Pemerintah Kabupaten Jember dalam 10 besar nasional kategori Pemerintah Kabupaten dengan predikat Kualitas Tertinggi pada penilaian pelayanan publik tahun 2025.
Penetapan tersebut diumumkan dalam agenda serah terima Opini Ombudsman yang digelar di Ruang Binaloka Adhikara, Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Timur, Kamis (19/2/2026).
Baca juga: BI Jember Siagakan 31 Titik Penukaran Resmi, Rp1,93 Triliun Disiapkan untuk Amankan Peredaran Uang Lebaran 2026
Hasil ini menandai pengakuan resmi lembaga pengawas pelayanan publik terhadap perbaikan signifikan tata kelola layanan di Jember.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Jember, Regar Jeane Dealen Nangka, menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil evaluasi menyeluruh dengan indikator yang lebih ketat dibanding tahun sebelumnya.
Pada 2024, Jember berada di posisi ke-12 nasional dan kini berhasil menembus 10 besar.
Baca juga: Petrokimia Gresik Pacu Produktivitas Semangka Tapal Kuda di Tengah Cuaca Ekstrem
“Penilaian tahun ini tidak hanya melihat kepatuhan administratif, tetapi juga aspek pencegahan maladministrasi dan kualitas output layanan kepada masyarakat,” tegas Regar mewakili Bupati Jember, Muhammad Fawait.
Penilaian Ombudsman menyasar sejumlah OPD strategis yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, seperti Dinas Sosial, Dinas Pendidikan, serta RSD dr. Soebandi. Evaluasi dilakukan berdasarkan standar terbaru yang menekankan transparansi, akuntabilitas, serta efektivitas pelayanan publik.
Baca juga: Apresiasi Lolos ke Liga 4, Pemkab Jember Siapkan Beasiswa Kuliah untuk Pemain Persid
Predikat Kualitas Tertinggi ini menempatkan Jember sejajar dengan kabupaten terbaik dari total 170 kabupaten yang menjadi objek penilaian nasional periode 2025. Meski demikian, Pemkab Jember menegaskan komitmen untuk terus meningkatkan mutu pelayanan agar semakin responsif dan inklusif bagi masyarakat.
“Capaian ini bukan garis akhir. Justru ini menjadi pengingat bagi kami untuk bekerja lebih keras, memastikan pelayanan publik di Jember benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat secara nyata,” pungkas Regar. (R-dy).
Editor : Redaksi





