Dikeluhkan Warga Berisik, Pemilik Lapangan Padel di Cilandak Pasang Peredam Suara dan Batasi Jam Buka

viva.co.id
21 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Pemilik lapangan padel di Haji Nawi Raya, Cilandak, Jakarta Selatan bersedia untuk membatasi jam buka dan memasang peredam suara (soundproofing) terkait keluhan bising dari warga setempat.

"Kami akan memperkuat dinding, supaya suara dari lapangan padel itu bisa teredam di dalam sehingga tak ganggu yang di luar," kata Perwakilan dari PT Kreasi Arena Indonesia, Fourthwall Padel, Fajar Ediputra kepada wartawan di Kantor Kelurahan Gandaria Selatan, Jakarta, Kamis.

Baca Juga :
Keluhan Warga Cilandak soal Kebisingan Lapangan Padel hingga Bola Masuk ke Rumah
Pramono Akan Cabut Izin Lapangan Padel jika Ganggu Kenyamanan Warga

Fajar menambahkan nantinya dalam proses pemasangan peredam suara (soundproofing) di bulan puasa ini, pihaknya akan membatasi operasional 50 persen.

Salah satu warga, Idham mengeluhkan adanya kebisingan lapangan padel
Photo :
  • ANTARA/Luthfia Miranda Putri

Nantinya, jam operasional selama puasa akan dilaksanakan mulai jam 14.00 hingga 19.00 WIB.

"Jadi, pada saat bulan puasa, pemasangan 'soundproofing' dan juga pembatasan jam operasional," ucapnya.

Dia menegaskan terkait perizinan pihaknya merasa semua sudah berjalan sesuai aturan.

Menurut dia, permasalahan mengemuka karena zonasi antara bangunan dan rumah yang berdekatan.

"Kalau mengikuti aturan sebenarnya, di lapangan kami desibel masih 70 dB. Cuman ini yang menjadi permasalahan adalah zonasi yakni berdampingan langsung dengan rumah tinggal," ucapnya.

Kemudian, dia berjanji pengerjaan pemasangan peredam suara dilakukan 35 hari.

Dia berharap dengan adanya mediasi ini, komunikasi dan permasalahan antara kedua belah pihak bisa teratasi demi kenyamanan bersama.

Sebelumnya, Kelurahan Gandaria Selatan menjadi mediator antara pemilik bangunan padel dan warga terkait kebisingan di kawasan Haji Nawi Raya, Cilandak, Jakarta Selatan sejak November 2025.

Warga di kawasan itu mengaku telah melaporkan kebisingan sebagai dampak dari pembangunan lapangan padel ke pihak terkait sejak November 2025.

Dalam kesempatan itu, pihaknya menyampaikan tuntutan agar pengelola memasang peredam suara ataupun memberhentikan operasional. (Ant)

Baca Juga :
Bukan Cuma Gaya-gayaan, Rezky Aditya dan Dimas Seto Ingin Padel Jadi Rutinitas Sehat
Irjen Asep Edi Turun Tangan, Penyidik Polsek Cilandak Dijatuh Sanksi Buntut BAP Kasus Penganiayaan Pakai Kertas Bekas
Fakta Mengejutkan Tudingan BAP Penganiayaan Diubah Jadi Kasus Narkoba oleh Penyidik Polsek Cilandak

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Menlu AS Sebut Board of Peace Dapat Jadi Model Penyelesaian Konflik Global
• 2 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Terkini! Banjir Genangi Jalan Daan Mogot Jakarta Barat, Lalu Lintas Tersendat | KOMPAS SIANG
• 5 jam lalukompas.tv
thumb
Guru SLB Negeri di Yogyakarta Diduga Lecehkan Siswi Berkebutuhan Khusus, Orang Tua Tempuh Jalur Hukum
• 4 jam lalutvonenews.com
thumb
Pemkot Sungai Penuh Soroti Lonjakan Harga Daging dan Cabai
• 21 jam lalutvrinews.com
thumb
Iming-iming Untung Cepat, Wanita di Depok Jadi Korban Arisan Bodong “Get to Get”
• 7 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.