Cerita Trump Tanya ke Prabowo, Kaget Indonesia Punya 240 Juta Penduduk

kompas.com
7 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengaku terkejut saat mengetahui Indonesia memiliki 240 juta orang penduduk.

Trump menuturkan, ia tahu Indonesia punya begitu banyak penduduk saat berdialog dengan Presiden Prabowo Subianto pada satu kesempatan.

"Saya beri tahu Anda, saya bertanya (ke Prabowo), 'ada berapa banyak orang di Indonesia?' Dia bilang, 'sekitar 240 juta'," kata Trump dalam Konferensi Tingkat Tinggi Dewan Perdamaian di Washington DC, Kamis (19/2/2026), dikutip dari Kompas TV.

Trump rupanya tak menyangka ada begitu banyak penduduk di Indonesia.

Baca juga: Trump Puji Prabowo di KTT Board of Peace: Saya Tak Mau Melawannya

Ia pun sampai kembali bertanya ke Prabowo untuk meyakinkan pendengarannya.

"Saya bilang tidak, tidak. Katakan lagi, berapa banyak (pendudukmu)? Ini negara yang besar yang kamu punya," ucap Trump.

Tump lantas menyebut Prabowo sebagai seseorang yang kuat.

Ia juga berterima kasih karena Prabowo bersedia hadir memenuhi undangan BoP.

"Anda melakukan pekerjaan yang hebat dan dihormati oleh semua orang, terima kasih banyak telah hadir di sini, terima kasih banyak, Bapak Presiden," kata Trump.

Baca juga: Prabowo Hadiri KTT Perdana Board of Peace Bentukan Trump di Washington DC

Adapun momen ini terjadi ketika Trump menyapa satu per satu perwakilan negara yang hadir dalam KTT perdana Dewan Perdamaian Gaza.

Forum ini dihadiri oleh pemimpin dari Albania, Argentina, Armenia, Azerbaijan, Bahrain, Kazakhstan, Hungaria, Pakistan, Paraguay, Uzbekistan, Vietnam, dan Mesir.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Kemudian, ada juga perwakilan dari Belarusia, Jordania, Qatar, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Turki, dan Israel.

Menurut rencana, setiap pemimpin negara anggota, termasuk Prabowo, akan mendapatkan kesempatan untuk berbicara dalam forum.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Adly Fairuz Bakal Ikut Bantu Cari Dua Turut Tergugat Kasus Dugaan Kasus Penipuan Penerimaan Akpol
• 9 jam lalugrid.id
thumb
BNPT Tegaskan Terorisme Tetap Jadi Ancaman Global Adaptif di Era Digital
• 13 jam lalupantau.com
thumb
Revitalisasi 120 Bahasa Daerah Diperkuat, Pemerintah Libatkan Pemuda dan Sekolah Jaga Identitas Bangsa
• 5 jam lalupantau.com
thumb
Menlu RI Sugiono Dorong Gencatan Senjata Gaza di Sidang DK PBB, Tegaskan Komitmen Solusi Dua Negara
• 8 jam lalumediaindonesia.com
thumb
China Larang Setir Model Yoke Mulai 2027, Kenapa?
• 15 jam lalumedcom.id
Berhasil disimpan.