Tak Hanya Mahindra, Agrinas Juga Impor 70.000 Pikap Tata Motors dari India

bisnis.com
4 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA – PT Agrinas Pangan Nusantara mengimpor sebanyak 70.000 unit mobil pikap Tata Motors asal India untuk mendukung program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). 

Sebelumnya, perseroan juga mengimpor sebanyak 35.000 unit mobil pikap Scorpio yang dipasok oleh produsen otomotif Mahindra, sehingga total kendaraan niaga yang diimpor Agrinas dari India sebanyak 105.000 unit.

Direktur PT Tata Motors Distribusi Indonesia Asif Shamim mengungkapkan, 70.000 unit kendaraan niaga itu terdiri dari Yodha Pick Up dan truk Ultra T.7 masing-masing 35.000 unit.

Lebih lanjut dia mengatakan, pesanan untuk Kopdes Merah Putih tersebut mencerminkan semakin meningkatnya penerimaan kendaraan komersial asal India di pasar global.

Menurutnya, mobil pikap Tata Yodha dan truk ringan Ultra T.7 dirancang untuk kinerja berkelanjutan, waktu operasional yang tinggi, dan ekonomi operasional yang efisien.

"Penggunaannya akan mendukung logistik pertanian di Indonesia dengan meningkatkan konektivitas, memungkinkan pergerakan barang yang lebih efisien di seluruh jaringan pedesaan dan regional," ujar Asif dalam keterangannya, dikutip Kamis (19/2/2026).

Baca Juga

  • Spesifikasi Pikap Scorpio Mahindra yang Diimpor Agrinas untuk Kopdes Merah Putih
  • Agrinas Impor 35.000 Mobil Pikap Mahindra dari India untuk Kopdes Merah Putih
  • Mahindra India Buka Opsi Pendanaan untuk Hypercar EV

Pesanan dari Agrinas tercatat sebagai yang terbesar dalam portofolio ekspor Tata Motors. Unit kendaraan tersebut akan dimanfaatkan untuk menunjang aktivitas sektor pertanian dan logistik pedesaan, mulai dari distribusi hasil panen ke pasar hingga pergerakan barang antardaerah di berbagai wilayah.

Dirancang untuk beroperasi pada kondisi medan yang beragam, truk dan pikap Tata Motors diklaim mampu meningkatkan efisiensi distribusi sekaligus menekan biaya logistik, sehingga mendukung kelancaran arus barang secara nasional.

Distribusi armada akan dilakukan melalui koperasi pertanian dengan skema pengiriman bertahap. Pola tersebut ditujukan untuk memastikan proses integrasi berjalan optimal serta memberikan dampak operasional yang berkesinambungan.

"Kami tetap berkomitmen untuk memperluas jejak global solusi mobilitas India melalui kendaraan dan penawaran yang menggabungkan skala, keandalan, dan penciptaan nilai berkelanjutan bagi pelanggan kami," pungkasnya.

Menilik spesifikasi singkatnya, Tata Yodha Pick Up tersedia dalam varian single cab maupun crew cab dengan pilihan penggerak 4×2 dan 4×4, serta didukung mesin 2,2 liter direct injection diesel yang menghasilkan daya sekitar 100 PS dan torsi 250 Nm.

Sementara itu, Tata Ultra T.7 adalah truk ringan yang dibekali mesin diesel 4 silinder yang menghasilkan tenaga hingga sekitar 125 PS pada 2.800 rpm serta torsi maksimal 360 Nm pada rentang 1.400–1.800 rpm, dipasangkan dengan transmisi manual 5-percepatan. 

Tata Ultra T.7 memiliki bobot GVW sekitar 7.490 kg, kapasitas tangki bahan bakar 90 liter, dan konfigurasi kabin yang nyaman untuk pengiriman barang fast-moving, maupun kebutuhan logistik pedesaan dan perkotaan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Hibah Pesawat Garuda Indonesia Perkuat Manasik Haji Berbasis Simulasi Penerbangan di Aceh
• 10 jam lalupantau.com
thumb
Duel MPV Hybrid: Mengupas Beda Toyota Veloz HEV dan Mitsubishi Xpander HEV
• 17 jam lalukumparan.com
thumb
Setahun Munafri–Aliyah, PPI: Kepuasan Publik 80,1 Persen
• 4 jam lalucelebesmedia.id
thumb
Pesawat Pelita Air Jatuh di Nunukan, Kalimantan Utara
• 13 jam lalukumparan.com
thumb
Jadwal Rilis Smartwatch Huawei Band 11 Series, Berikut Bocoran Spesifikasinya
• 3 jam lalumediaindonesia.com
Berhasil disimpan.