VIVA – Winger Ratchaburi FC, Tae Jaroensak, mengungkap pengalaman mencekam saat timnya menghadapi Persib Bandung pada leg kedua babak 16 besar AFC Champions League Two di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Rabu 18 Februari 2026,
Pada laga tersebut, Persib meraih kemenangan 1-0 lewat gol Andrew Jung. Pertandingan juga diwarnai kartu merah yang diterima Uilliam Barros pada menit ke-45+5.
Meski menang di leg kedua, Persib tetap harus angkat koper dari ajang ACL Two. Maung Bandung tersingkir karena kalah agregat 1-3 dari Ratchaburi.
Pertandingan itu turut diwarnai kontroversi wasit Majed Al Shamrani. Sejumlah keputusan pengadil asal Arab Saudi tersebut menuai sorotan dari kubu Persib dan memicu ketegangan di Stadion GBLA.
Situasi semakin memanas usai laga berakhir. Bobotoh dilaporkan masuk ke lapangan dan melemparkan sejumlah benda ke arah pemain serta staf tim tamu. Dikutip dari media Arab Saudi Arriyadiyah, insiden itu membuat tim wasit asal Arab Saudi langsung diamankan menuju ruang ganti atas instruksi komisioner pertandingan.
Kengerian di GBLA juga dibagikan Tae Jaroensak melalui unggahan media sosial pribadinya. Ia menyebut sejumlah benda beterbangan ke lapangan selama pertandingan berlangsung.
"Terima kasih semuanya atas perhatiannya. Semua anggota tim selamat,"
"Tapi pertandingannya mengerikan. Orang-orang melempar batu, bata, botol air, dan menyalakan suar ke arah para pemain sepak bola saat pemanasan. Ditambah lagi, tampaknya para penggemar kami terlibat dalam beberapa bentrokan saat duduk di tribune,"
Meski demikian, pemain berusia 28 tahun itu bersyukur tidak ada korban luka dalam insiden tersebut.
"Untungnya, tidak ada yang terluka, dan kami berhasil melewatinya. Terima kasih semuanya karena telah lolos bersama,"




