Ambulans Datang Saat Pemeriksaan Richard Lee, Doktif Singgung Soal Ibadah hingga Penahanan

grid.id
8 jam lalu
Cover Berita

Grid.ID – Dokter Detektif menyoroti kedatangan ambulans saat agenda pemeriksaan Richard Lee di Polda Metro Jaya. Momen itu terjadi ketika status Richard Lee disebut sebagai tersangka dalam perkara yang tengah berjalan.

Doktif mengaku melihat langsung ambulans yang datang ke lokasi. Ia menyebut dirinya berusaha tetap berpikir positif terkait situasi tersebut.

“Ambulans datang, kemungkinan tersangka DRL lagi kejet-kejet atau apa Doktif enggak tahu ya di dalam sana," kata Doktif saat ditemui di Polda Metro Jaya, Kamis (19/2/2026).

Ia mengatakan kemungkinan ada persoalan kesehatan yang terjadi. Namun Doktif menegaskan pemeriksaan medis di kepolisian tidak bisa direkayasa.

“Yang namanya Dokkes, dokter di Polri enggak bisa dikerjain ya," jelasnya.

Selain menyinggung ambulans, Doktif juga berbicara soal proses hukum yang berjalan. Ia berharap penyidik bersikap tegas dalam menangani perkara tersebut.

“Doktif berharap Polda Metro Jaya tegak lurus, berani melakukan penahanan," harap Doktif.

Menurutnya, dugaan pelanggaran masih berulang dan berpotensi merugikan masyarakat. Ia menyinggung soal penjualan produk yang disebutnya belum ditarik dari pasaran.

“Artinya apa? Pengulangan tetap terjadi," tuturnya.

Doktif juga mengaitkan persoalan tersebut dengan produk lain yang sempat disorot. Ia mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati dalam memilih produk.

“Kalau Doktif sih masyarakat lakukan cancel culture, produk yang berkaitan dengan dia stop," ucapnya.

 

Tak hanya soal hukum, Doktif turut menyinggung momen pertemuannya dengan Richard Lee di dalam gedung. Ia mengaku sempat menyampaikan pesan dari Kartika Putri yang disebut telah memberikan maaf.

“Sudah memaafkan saudara DRL," katanya.

Dalam kesempatan itu, Doktif juga mengingatkan soal ibadah di bulan Ramadan. Ia menyebut sempat menunggu di musala namun tidak melihat Richard Lee datang untuk salat.

“Dari mulai asar, magrib, dia tidak salat," jujurnya.

Doktif menduga ada upaya membangun simpati publik. Ia mengimbau masyarakat agar bersikap kritis terhadap figur publik.

“Jadi salatnya dia hanya di depan kamera," ucap Doktif.

Saat ditanya soal pertemuan langsung, Doktif menyebut tidak ada permintaan maaf yang disampaikan secara pribadi. Ia mengatakan Richard Lee cenderung menghindar ketika berpapasan.

Doktif juga menggambarkan kondisi Richard Lee saat ditemuinya. Ia menyebut wajahnya tampak pucat dan terlihat tertekan.

“Sangat pucat, mungkin sudah kacau balau mukanya," kata Doktif.

Proses hukum di Polda Metro Jaya hingga kini masih berlanjut. Publik pun menanti perkembangan lebih lanjut dari kasus yang menyita perhatian tersebut. (*)

 

Artikel Asli


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Celta Vigo tekuk PAOK, Panathinaikos diimbangi Viktoria Plzen
• 10 jam laluantaranews.com
thumb
Prabowo dan Trump Sepakati Implementasi Perjanjian Perdagangan Resiprokal Menuju Era Baru Aliansi Strategis
• 8 jam lalupantau.com
thumb
Bukan Hanya Red Sparks, Begini Nasib Pink Spiders Usai Ditinggal Ratu Voli Korea
• 22 jam lalutvonenews.com
thumb
Momen Bahlil Lahadalia kritisi anaknya sendiri di Sidang HIPMI 2026: Nggak ada privilege
• 22 jam lalubrilio.net
thumb
Di Rapat BoP, Prabowo Tegaskan Siap Kirim 8 Ribu Pasukan Perdamaian ke Gaza
• 16 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.