Mahasiswa Stanford Ciptakan Algoritma Pencari Jodoh-Melek Teknologi

metrotvnews.com
5 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Jika algoritma selama ini identik dengan rekomendasi belanja atau video hiburan, sekelompok mahasiswa di Stanford University justru memanfaatkannya untuk membantu teman-teman kampus menemukan pasangan.

Seorang mahasiswa pascasarjana, Henry Weng, mengembangkan layanan bernama Date Drop sebuah platform matchmaking berbasis algoritma yang dirancang berbeda dari aplikasi kencan populer seperti Tinder.

Berbeda dengan sistem “swipe” yang mengandalkan kesan visual cepat, Date Drop menggunakan kuesioner komprehensif untuk mengukur kompatibilitas pengguna secara lebih mendalam. Setiap minggu, sistem hanya memberikan satu calon pasangan yang dinilai paling cocok berdasarkan analisis data jawaban tersebut.
 

Baca Juga :

Scroll Terus, Isinya Kok Mirip Semua? Ini Cara Kerja Algoritma Media Sosial-Melek Teknologi


Pendekatan ini ternyata menarik perhatian besar di lingkungan kampus. Dari sekitar 7.500 mahasiswa sarjana di Stanford, hampir 2.500 orang dilaporkan mendaftar dan mencoba layanan tersebut dalam waktu relatif singkat setelah peluncuran.

Date Drop juga menghadirkan fitur unik seperti “Play Cupid”, yang memungkinkan pengguna merekomendasikan pasangan untuk teman mereka, serta “Shoot Your Shot”, fitur yang memungkinkan dua pengguna saling terhubung jika sama-sama menunjukkan ketertarikan.

Menariknya, platform ini tidak hanya dimanfaatkan untuk hubungan romantis. Sejumlah mahasiswa menggunakan layanan tersebut untuk memperluas jaringan sosial dan mencari teman baru di lingkungan akademik.

Ke depan, Weng disebut berencana mengembangkan Date Drop di luar kampus, bahkan membuka peluang ekspansi ke kota-kota lain sebagai bagian dari pengembangan perusahaan teknologi sosial berbasis data.

Fenomena ini menunjukkan bagaimana algoritma yang selama ini digunakan untuk konsumsi digital kini merambah ranah yang lebih personal termasuk urusan relasi manusia.

Di era kecerdasan buatan, teknologi bukan lagi sekadar alat hiburan atau belanja, tetapi juga berpotensi menjadi jembatan pertemuan yang lebih terkurasi dan bermakna.

Jangan lupa saksikan MTVN Lens lainnya hanya di Metrotvnews.com. 

(Calista Vanis)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
KPK Perpanjang Pencekalan Dua Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji
• 18 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
PPAI Ingin Segera Berdialog dengan DJP soal Perpajakan Agen Asuransi
• 16 jam lalumetrotvnews.com
thumb
KPK Lantik 6 Pejabat Baru, Eks Jubir Jadi Direktur Penyelidikan
• 1 jam lalukumparan.com
thumb
Sahroni Comeback Jadi Pimpinan Komisi III DPR Usai Insiden "Tolol"
• 6 jam lalukompas.com
thumb
Bank Danamon masih kaji untuk ekspansi bisnis Paylater
• 17 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.