Grid.ID - Menahan lapar seharian mungkin masih bisa ditoleransi oleh sebagian besar orang. Namun, menahan rasa haus saat cuaca sedang terik-teriknya tentu menjadi tantangan tersendiri saat berpuasa.
Ternyata, ada beberapa jenis makanan yang justru bisa menyedot cairan tubuhmu dan bikin kerongkongan terasa kering kerontang di siang hari.
Nana Chairunnisa, seorang ahli Gizi dari IPB University, menjelaskan mekanisme kenapa kita bisa cepat haus. Hal ini berkaitan erat dengan asupan garam.
Menurutnya, konsumsi makanan asin berlebihan tidak dianjurkan karena asupan standar konsumsi garam orang dewasa hanya sekitar 5 gram/hari. Ketika kita menyantap makanan dengan kadar garam tinggi, natrium di dalamnya akan bekerja menyerap air dalam tubuh.
Akibatnya, cairan tubuh menjadi lebih kental. Kondisi ini kemudian mengirimkan sinyal darurat ke otak yang memerintahkan kita untuk segera minum demi menyeimbangkan kembali cairan tersebut. Masalahnya, saat puasa kita tidak bisa minum. Alhasil, risiko dehidrasi pun mengintai.
Nah, agar puasamu tetap nyaman dan bebas dari dehidrasi, hindari deretan makanan berikut ini saat santap sahur:
1. Mie Instan
Makanan sejuta umat ini memang penyelamat di saat mepet imsak, apalagi bagi anak kos.
Sayangnya, di balik kepraktisannya, mie instan adalah musuh utama hidrasi. Makanan ini memiliki kadar natrium yang sangat tinggi namun tidak memberikan rasa kenyang yang tahan lama. Efeknya, kamu bakal cepat lemas dan kehausan.
2. Gorengan dan Camilan Asin
Siapa yang tidak tergiur dengan renyahnya bakwan atau kentang goreng hangat?
Tahan dulu seleramu saat sahur, ya. Makanan yang digoreng dan camilan gurih umumnya mengandung garam berlebih. Ini adalah tiket ekspres menuju dehidrasi di siang hari.
3. Makanan Cepat Saji (Fast Food)
Nugget, sosis, kornet, dan makanan kalengan lainnya memang sangat membantu para ibu karena cepat disajikan.
Namun, kategori ultra-processed food ini masuk dalam daftar merah. Selain nutrisinya minim, kandungan pengawet dan garamnya cukup tinggi untuk memicu rasa haus yang hebat.
Supaya tubuh tetap bugar dan anti lemas, kuncinya ada pada gizi seimbang. Para ahli gizi menyarankan penerapan prinsip "Isi Piringku" saat menyusun menu sahur. Berikut komposisi idealnya:
- 50 Persen Sayur dan Buah: Ini adalah gudangnya serat yang bikin perut kenyang lebih lama.
- 50 Persen Makanan Pokok dan Lauk Pauk: Kombinasi karbohidrat kompleks dan protein sebagai sumber energi utama.
Sebagai penutup sahur atau dessert, lupakan kue manis buatan pabrik. Pilihan terbaik jatuh pada buah kurma. Gula alami pada kurma sangat baik untuk menjaga energi tetap stabil.
Tak perlu berlebihan, masyarakat dianjurkan untuk mengonsumsi kurma sebanyak dua hingga tiga butir saja saat sahur. Jumlah ini sudah sangat cukup untuk menambal kebutuhan glukosa darah, sehingga kamu tidak akan merasa lunglai saat beraktivitas di siang hari. (*)
Artikel Asli


:strip_icc()/kly-media-production/medias/5461753/original/075713600_1767439633-3.jpg)

