KOMPAS.TV - Pesawat Pelita Air pengangkut bahan bakar minyak jatuh di Desa Pa Betung, Kecamatan Kerayan Timur, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara.
Pesawat tersebut terbang dari Bandara Long Bawan menuju Tarakan pada pukul 12.10 WITA dengan membawa BBM Pertamina.
10 menit mengudara, atau sekitar pukul 12.20 WITA, petugas ATC Tarakan menerima sinyal darurat dari pesawat tersebut.
Pesawat tersebut terlihat jatuh oleh warga di Bandara Long Bawan sekitar pukul 12.33 WITA. Badan pesawat hancur dan terbakar.
Usai mendapat informasi pesawat jatuh, anggota Kodam VI/Mulawarman langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan evakuasi terhadap satu korban jiwa.
Medan tempat jatuhnya pesawat berada di pegunungan yang terjal dengan akses terbatas.
Pilot pesawat Pelita Air yang jatuh di pegunungan Pa Remayo, Kabupaten Nunukan, Kapten Hendrick Lodewyck Adam, ditemukan tewas.
Maskapai Pelita Air memastikan saat insiden kecelakaan terjadi, pesawat tidak membawa awak kabin ataupun penumpang, hanya diawaki oleh satu pilot.
Proses investigasi terhadap penyebab jatuhnya pesawat masih dilakukan pihak maskapai, Komite Nasional Keselamatan Transportasi, dan pihak terkait.
Terkait jatuhnya pesawat Pelita Air pengangkut BBM di Nunukan, lebih lengkap kita terhubung dengan Danramil Krayan Timur, Letnan Satu Infanteri Supardi, dan Wadan Satgas Armed 4/Parahyangan, Mayor Hizam.
Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!
Baca Juga: Pesawat Pengangkut BBM Jatuh di Nunukan, Jenazah Pilot Sudah Dievakuasi ke Rumah Sakit
#pilot #kecelakaanpesawat #pesawatjatuh #evakuasi
Penulis : Shinta-Milenia
Sumber : Kompas TV
- pesawat jatuh
- kecelakaan pesawat
- evakuasi
- tni
- pesawat pelita air
- pilot





