Berburu Saham Cuan selama Ramadan, Simak Pandangan Analis

idxchannel.com
7 jam lalu
Cover Berita

Ramadan bukan hanya bulan ibadah, tapi juga peluang bagi investor untuk cari cuan di tengah pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang fluktuatif.

Berburu Saham Cuan selama Ramadan, Simak Pandangan Analis. (Foto: Freepik)

IDXChannel - Ramadan bukan hanya bulan ibadah, tapi juga peluang bagi investor untuk cari cuan di tengah pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang fluktuatif.

Menurut data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG mencatatkan pelemahan di awal Ramadan.

Baca Juga:
AS Catat Defisit Perdagangan Barang Rp21.000 Triliun pada 2025, Rekor Tertinggi

Pada Kamis (19/2/2026), IHSG ditutup melemah 0,43 persen ke level 8.274,08 dengan nilai transaksi sekitar Rp26 triliun, sementara Jumat (20/2) pagi IHSG kembali bergerak lesu, melemah 0,12 persen ke 8.264,09 dengan transaksi Rp8,47 triliun.

Pengamat pasar modal Michael Yeoh menyoroti ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran yang memicu respons negatif pasar global.

Baca Juga:
IHSG Lesu di Awal Ramadan, Analis Nilai Pola Sideways Bulan Ini Wajar

“Terjadi tensi konflik yang semakin meningkat antara AS dengan Iran. Market global merespons negatif terhadap ini,” ujar Michael, Jumat (20/2/2026).

Di tengah volatilitas yang cenderung meningkat selama Ramadan, Michael membagikan sejumlah saham yang bisa dicermati investor untuk cari cuan.

Baca Juga:
Chandra Asri (TPIA) Sebut Progres Pabrik CA-EDC Sudah 50 Persen, Ditargetkan Beroperasi Awal 2027

“Saham sektor logam, seperti MBMA dan ANTM sesuai outlook makro, commodities boom,” tuturnya. Selain itu, saham-saham dengan potensi dividen jumbo juga menarik diperhatikan, seperti HMSP, UNTR, dan AADI.

Analis Kiwoom Sekuritas menilai, pada Kamis (19/2), meski aktivitas perdagangan cenderung melambat selama Ramadan, minat pelaku pasar tidak memudar di awal bulan puasa.

“Secara historis, pergerakan IHSG yang sideways dalam sebulan ke depan merupakan hal yang sepenuhnya normal,” tulis Kiwoom dalam risetnya.

Kiwoom menyarankan pelaku pasar memanfaatkan momentum ini dengan mencermati saham atau sektor yang mendapat sentimen positif, baik dari dinamika global maupun domestik, seperti musim rilis kinerja.

Strategi average up secara bertahap, mengutip penjelasan Kiwoom, dinilai lebih bijak untuk diterapkan bagi investor di tengah situasi yang tak menentu seperti saat ini. (Aldo Fernando)

Disclaimer: Keputusan pembelian/penjualan saham sepenuhnya ada di tangan investor.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kapan Cap Go Meh 2026? Sejarah, Asal-usul, dan Tradisinya di Indonesia
• 8 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Bareskrim Polri Menyita Aset Kantor PT Dana Syariah Indonesia Terkait Dugaan Penipuan dan TPPU
• 5 jam lalupantau.com
thumb
Mudik Lebaran 2026: Ada Kebijakan WFA untuk Urai Kemacetan 144 Juta Orang
• 5 jam lalumatamata.com
thumb
Kapan Waktu yang Tepat Minum Kopi saat Ramadan 2026, Pas Sahur atau Buka Puasa?
• 13 jam lalugrid.id
thumb
IHSG Berpotensi Variatif di Tengah Sentimen Domestik dan Global
• 7 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.