JAKARTA, KOMPAS.com — Sejumlah calon penumpang terpaksa mengeluarkan biaya hingga empat kali lipat untuk mencapai Bandara Soekarno-Hatta setelah layanan Kereta Bandara dihentikan sementara akibat insiden tabrakan dengan truk di Poris, Tangerang, Jumat (20/2/2026).
Perjalanan Commuter Line Basoetta dihentikan setelah rangkaian No. 806 anjlok usai tertemper truk di pelintasan sebidang JPL 21 lintas Rawa Buaya–Batuceper.
Pantauan Kompas.com di Stasiun Manggarai, calon penumpang yang semula hendak menggunakan kereta bandara tampak membatalkan perjalanan setelah mendapat informasi bahwa layanan tidak tersedia.
Baca juga: Kereta Bandara Tabrak Truk, Stasiun Poris Tak Beroperasi Sementara
Sejumlah penumpang terlihat meninggalkan area transit sambil memesan ojek online demi mengejar jadwal penerbangan. Salah satu calon penumpang, Michael (35), mengaku memilih kereta bandara karena tarifnya lebih terjangkau.
“Ya, harus rogoh kocek lebih dalam ya. Ini milih kereta juga kan karena harganya terjangkau,” kata Michael kepada Kompas.com, Jumat (20/2/2026).
Jika menggunakan ojek online, Michael harus membayar sekitar Rp 280.000 di luar tarif tol. Sementara dengan kereta bandara, ia hanya perlu membayar Rp 70.000.
“Bedanyakan lumayan, jauh banget. Kalau ada kereta pasti milih kereta,” ucap Michael.
Hal serupa diungkapkan Dadan (47). Ia tampak menghubungi keluarganya setelah mengetahui layanan kereta bandara tidak beroperasi. Dadan semula menargetkan tiba di bandara sekitar pukul 14.00 WIB.
“Milih kereta jugakan karena harganya. Anak saya nyaranin buat naik kereta aja soalnya masih puluhan ribu harganya kan,” ungkap Dadan.
Menurut dia, waktu tempuh kereta seharusnya lebih cepat dan pasti. Namun, kondisi darurat membuatnya harus mencari alternatif transportasi.
“Estimasi kereta kan jauh lebih cepat, tapi apa daya. Namanya musibah itu juga bukan karena kesalahan di pihak keretanya,” kata Dadan.
Ia pun berencana beralih ke transportasi daring.
“Ya, minta anak pesenin ojek online aja, sudah mepet waktunya,” kata Dadan.
Baca juga: Imbas KA Bandara Tabrak Truk, Penumpang KRL Arah Duri Diimbau Naik dari Rawa Buaya
Refund 100 persenSementara itu, KAI Commuter memastikan pengguna yang telah membeli tiket tetap mendapatkan pengembalian dana penuh.
VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, menyatakan kebijakan refund berlaku bagi seluruh penumpang yang terdampak perubahan pola operasi.
“Bagi pengguna Commuter Line Basoetta yang telah memiliki tiket dapat melakukan refund dengan pengembalian 100 persen di stasiun-stasiun pemberhentian Commuter Line Basoetta,” ujar Karina saat dikonfirmasi, Jumat.
Adapun perjalanan Commuter Line Basoetta dari arah bandara untuk sementara hanya beroperasi sampai Stasiun Batuceper, sebelum kembali menuju Bandara Soekarno-Hatta.
“Kejadian ini menyebabkan rangkaian kereta keluar jalur dan menghalangi layanan perjalanan kereta.Tidak ada korban dalam kejadian ini, seluruhnya aman dan sudah dievakuasi,” ujar Karina.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang




