KRL di Stasiun Poris Tak Beroperasi Imbas Tabrakan KA Bandara, Penumpang Tunggu Berjam-jam

kompas.com
6 jam lalu
Cover Berita

TANGERANG, KOMPAS.com - Penumpang kereta rel listrik (KRL) Commuter Line di Stasiun Poris, Kota Tangerang, terpaksa menunggu kereta selama berjam-jam imbas kecelakaan antara Kereta Bandara Soekarno-Hatta dengan truk kontainer yang terjadi di kawasan tersebut, Jumat (20/2/2026) pagi.

Salah satunya Margareta (64) yang hingga Jumat siang Masih menunggu di Stasiun Poris. Ia mengaku baru mengetahui adanya kecelakaan saat tiba di stasiun sekitar pukul 06.20 WIB untuk mengejar kereta pagi.

“Mulai tahunya pas sampai sini, tadi mau naik kereta jam 6.20 WIB. Ternyata ada kecelakaan,” ujar Margareta saat ditemui Kompas.com di Stasiun Poris.

Saat mengetahui adanya kecelakaan itu, Margareta sempat pulang ke rumahnya yang berjarak sekitar lima menit dari stasiun. Pasalnya, imbas kecelakaan ini, KRL Commuter Line tak beroperasi di Stasiun Poris.

Baca juga: Detik-detik Kereta Bandara Tabrak Truk Kontainer di Poris, Warga Dengar Bunyi Sirine

Kurang dari empat jam kemudian, Margareta kembali ke stasiun. Semula ia menduga Kondisi sudah normal.

“Saya pikir mungkin tiga jam sudah bisa terevakuasi. Jadi saya pulang dulu. Tapi pas balik lagi jam 10.00, masih begini juga,” kata dia.

Margareta yang bekerja di perusahaan swasta itu mengaku sudah memberi kabar kepada kantornya terkait keterlambatan tersebut.

“Sudah kirim foto sama video kondisi di sini, biar tahu memang lagi ada kejadian,” ucap dia.

Meski perjalanan terganggu, Margareta memilih tetap menunggu di stasiun. Menurut dia, moda transportasi kereta masih menjadi pilihan paling efisien dibanding alternatif lain.

"Kalau lewat Kalideres naik busway, itu banjir dan macet. Jadi memang paling enak kereta. Dari Poris ke Duri sekitar 20 menit biasanya sampai,” jelas dia.

Ia berharap proses evakuasi rangkaian kereta dan truk yang terlibat kecelakaan dapat segera diselesaikan agar perjalanan kembali normal.

“Harusnya bisa segera selesai. Mudah-mudahan cepat dievakuasi,” ucap dia.

Sebelumnya diberitakan, kereta bandara Soekarno-Hatta, Commuter Line Basoetta, anjlok usai menabrak sebuah truk di perlintasan sebudang JPL 21 lintas Rawa Buaya-Batuceper, Poris, Tangerang, Jumat (20/2/2026) sekitar pukul 06.05 WIB.

VP Corporate Secretary Karina Amanda menyampaikan, pihaknya langsung melakukan proses evakuasi termasuk terhadap seluruh penumpang dan petugas.

Baca juga: Truk yang Tertabrak KA Bandara Terobos Perlintasan meski Sirine Sudah Berbunyi

Pasalnya, kecelakaan itu membuat rangkaian kereta keluar jalur dan menghalangi layanan perjalanan di lintas tersebut.

“Tidak ada korban dalam kejadian ini, seluruhnya aman dan sudah dievakuasi,” ungkap Karina dalam keterangan tertulis, Jumat.

Kereta yang mengalami kendala adalah Commuter Line Basoetta No. 806 tujuan Bandara Soekarno Hatta.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

KAI Commuter juga menyediakan transportasi pengganti bagi penumpang yang hendak melanjutkan perjalanan ke bandara.

Saat ini, petugas masih melakukan proses evakuasi rangkaian kereta. KAI Commuter berkoordinasi dengan KAI Daop 1 Jakarta mengirimkan kereta penolong ke lokasi kejadian.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Transjakarta Koridor 13 Alami Keterlambatan Imbas Banjir dan Macet
• 9 jam lalukumparan.com
thumb
Pendidikan Anak-anak Gifted Masih Terpinggirkan
• 22 jam lalukompas.id
thumb
Kisah Heroik Serma Durman, Anak Buah Luhut yang Berpuasa Sambil Bertempur saat Operasi Seroja
• 15 jam laluokezone.com
thumb
Bareskrim Geledah Rumah di Surabaya, Sita Emas dan Uang Terkait Dugaan TPPU Tambang Ilegal
• 6 jam lalutvonenews.com
thumb
Ketika Wali Kota Bogor Tak Lagi Bisa Menghindar, Ratusan Warga “Menggerebek” Balai Kota Demi Aspirasi
• 15 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.