Trump Pertimbangkan Serangan Awalan ke Iran sebelum Operasi Militer Skala Penuh

idxchannel.com
9 jam lalu
Cover Berita

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mempertimbangkan untuk melancarkan serangan militer awalan terhadap Iran.

Trump Pertimbangkan Serangan Awalan ke Iran sebelum Operasi Militer Skala Penuh. (Foto: US Navy)

IDXChannel - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mempertimbangkan untuk melancarkan serangan militer awalan terhadap Iran.

Dilansir dari Wall Street Journal pada Jumat (20/2/2026), serangan awalan tersebut akan bersifat terbatas dan bertujuan untuk menekan Iran agar mau memenuhi tuntutan AS terkait program nuklirnya.

Baca Juga:
Trump Beri Iran Waktu 10-15 Hari untuk Capai Kesepakatan Nuklir

Menurut sejumlah sumber, serangan awal itu akan dilancarkan dalam beberapa hari ke depan jika disetujui Trump.

Jika Teheran tetap menolak untuk mengakhiri pengayaan nuklirnya, AS akan melancarkan operasi militer skala penuh yang berpotensi menggulingkan pemerintahan Iran.

Baca Juga:
Harga Minyak Sentuh Level Tertinggi 6 Bulan, Dipicu Konflik AS-Iran

Militer AS dalam beberapa minggu terakhir telah mengerahkan lebih dari 100 pesawat dan selusin kapal, termasuk dua kapal induk, ke Timur Tengah.

Sejumlah sumber mengatakan bahwa aset yang ada cukup untuk mendukung kampanye militer selama beberapa minggu.

Baca Juga:
Harga Emas Naik Terbatas di Tengah Ketegangan AS-Iran, Pasar Tunggu Data Inflasi

Trump meminta Iran untuk memindahkan seluruh pasokan uranium yang diperkaya keluar negara itu, serta membatasi persediaan rudal jarak jauhnya.

Washington juga ingin Iran berhenti mendukung kelompok-kelompok militan di kawasan itu seperti Hizbullah dan Houthi.

Iran hingga saat ini menolak permintaan AS. Setelah pembicaraan di Jenewa pekan ini, Iran akan menawarkan proposal tertulis baru dalam dua minggu ke depan.

Pada Rabu, Trump berkumpul dengan para penasihat utamanya di Ruang Situasi Gedung Putih untuk membahas pilihan-pilihan yang dimilikinya terkait kemungkinan operasi militer di Iran.

Pada Kamis, Trump mengatakan kepada para peserta pertemuan perdana Dewan Perdamaian bahwa Iran memiliki waktu 10-15 hari untuk mencapai kesepakatan nuklir. (Wahyu Dwi Anggoro)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Zrinjski vs Crystal Palace: Chris Richards Kecewa Tapi Optimis Lolos Liga Konferensi UEFA
• 18 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Iran Siap Merespons Tegas Setiap Agresi Militer: AS Harus Tanggung Jawab!
• 5 jam laluviva.co.id
thumb
Perkuat Ekosistem Ekonomi Digital, RI-AS Sepakat Bebaskan Bea Masuk Transaksi Elektronik
• 11 jam laluidxchannel.com
thumb
Kenapa Membaca Surah Al-Kahfi di Hari Jumat? Ustaz Khalid Basalamah Ungkap Keutamaan dan Kisah di Baliknya
• 23 jam lalutvonenews.com
thumb
Kejagung Geledah 16 Lokasi Terkait Kasus Ekspor Pome, Sita Sejumlah Mobil Mewah
• 23 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.