Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi mencatat sebanyak lima kecamatan terdampak banjir pada Jumat, 20 Februari 2026.
Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Bekasi, Idham Khalid, mengatakan ketinggian genangan bervariasi antara 10 hingga 110 sentimeter.
“Berdasarkan laporan sementara, wilayah terdampak meliputi Kecamatan Jatiasih, Medan Satria, Pondok Gede, Bekasi Timur, dan Bekasi Utara,” kata Idham dalam keterangannya, Jumat, 20 Februari 2026.
Idham menyampaikan, genangan dan banjir di sejumlah wilayah terjadi akibat hujan dengan intensitas ringan hingga sedang sejak pagi hari.
“Hingga pukul 12.30 WIB, kondisi di sejumlah lokasi dilaporkan berangsur surut dan masih dalam penanganan petugas gabungan,” ujarnya.
Titik terdampak di Kecamatan Medan Satria berada di Kelurahan Kali Baru RT 001, 007, dan 009 RW 03 dengan tinggi muka air (TMA) mencapai 10 hingga 40 sentimeter. Titik lainnya terjadi di Perumahan Alamanda Indah RW 17 dengan ketinggian 50 sentimeter.
Selanjutnya, banjir terjadi di Perumahan Jatibening, Kecamatan Pondok Gede, dengan ketinggian kurang lebih 110 sentimeter.
Banjir juga merendam Kampung Lebak, Kecamatan Medan Satria, dengan ketinggian antara 50 hingga 80 sentimeter.
“Di Kampung Lebak terdapat 27 pengungsi, terdiri dari 15 dewasa, 10 balita, dan 2 lansia. Lokasi pengungsian berada di Musala Jamiatul Khoir,” ujarnya.
Banjir merendam Komplek IKIP di Jatikramat, Kecamatan Jatiasih, dengan ketinggian air mencapai 60 sentimeter.
Terakhir, banjir merendam Kampung Lengkak, Kecamatan Bekasi Timur, dengan ketinggian 50 sentimeter.
Secara keseluruhan, genangan terjadi di tujuh titik wilayah Kota Bekasi. Ketinggian tertinggi tercatat di Perumahan Jatibening Permai, yakni 110 sentimeter.
“Sebagian besar lokasi menunjukkan tren penurunan hingga siang hari. Pompanisasi dan monitoring masih terus dilakukan,” tuturnya.




