BP3MI Akan Bantu 15 Warga Sumsel yang Minta Dipulangkan dari Kamboja

bisnis.com
4 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, PALEMBANG — Sebanyak 15 Warga Negara Indonesia (WNI) asal Sumatra Selatan (Sumsel) yang berada di Kamboja dipastikan akan segera dipulangkan ke Tanah Air. Mereka diduga menjadi korban penipuan lowongan kerja dan saat ini berada di penampungan milik pemerintah Kamboja.

Kepala Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Sumsel Waydinsyah mengatakan pihaknya telah berkomunikasi langsung dengan para korban melalui aplikasi pesan.

“Dari komunikasi terakhir, kondisi mereka sehat dan saat ini sudah berada di penampungan pemerintah setempat. Kami terus memantau perkembangan dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk proses pemulangan,” ujar Waydinsyah, Jumat (20/2/2026). 

Dia menjelaskan sebagian korban tidak lagi memegang dokumen perjalanan karena diduga disita oleh perusahaan tempat mereka bekerja.

“Memang ada beberapa yang paspornya dipegang oleh perusahaan. Jadi sekarang kita fokus membantu pengurusan dokumen pengganti dan izin keluar dari negara tersebut,” katanya.

Sementara itu, proses pemulangan akan dilakukan setelah seluruh persyaratan administrasi rampung.

Baca Juga

  • KBRI Phnom Penh Sebut 3.595 WNI di Kamboja Bukan Korban TPPO
  • Razia Online Scam di Kamboja, WNI yang Minta Dipulangkan Tembus 2.117 Orang

“Kalau umpamanya sudah komplit dokumentasi semua dari 15 orang itu yang viral itu ada janji dari Pak Gubernur untuk membantu warganya membiayai biaya pulangnya. Tapi sebelum pulang itu harus selesai dulu dokumen. Ada dokumen paspor untuk perjalanan pulang ke Indonesia, kemudian ada permit izin keluar dari negara itu untuk ke sini,” jelasnya.

Waydinsyah juga mengungkapkan bahwa para korban awalnya dijanjikan pekerjaan sebagai karyawan restoran di Malaysia. Namun setelah tiba, mereka justru dibawa ke Kamboja melalui jalur perbatasan Malaysia dan Thailand.

“Informasi yang kami terima, mereka berangkat dengan iming-iming kerja di restoran di Malaysia. Tetapi dalam perjalanannya malah dialihkan ke Kamboja. Ini yang sedang kami dalami bersama instansi terkait,” ujarnya.

Video berdurasi 56 detik yang memperlihatkan sekelompok WNI asal Sumsel meminta dipulangkan dari Kamboja sebelumnya beredar luas di media sosial dan memicu perhatian publik.

Meski sempat muncul dugaan adanya penganiayaan, Waydinsyah memastikan seluruh korban dalam kondisi aman.

“Tidak ada tanda-tanda kekerasan fisik. Mereka dalam kondisi baik, hanya memang mengalami tekanan karena situasi pekerjaan yang tidak sesuai dengan yang dijanjikan,” pungkasnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kasus Skincare Memanas, Richard Lee Hormati Proses Hukum
• 14 jam lalueranasional.com
thumb
Sinergi Pengembangan Ekonomi dan Keuangan Syariah Pusat dan Daerah
• 4 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Pantang Menyerah! Inter Milan Siap Buka Kembali Negosiasi untuk Boyong Manu Kone dari AS Roma di Bursa Transfer Musim Panas
• 9 jam lalutvonenews.com
thumb
Usut Aliran Dana TPPU Tambang Ilegal, Bareskrim Geledah Toko Emas di Jatim
• 3 jam laluidxchannel.com
thumb
Indonesia Jadi Wakil Komandan Pasukan Stabilisasi Internasional Gaza
• 9 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.